PN AMK Istiqomah bersama Ulama dan Santri

  • Bagikan
DOK AMK JATENG/ LINGKAR JATENG SILATURAHIM : PN AMK, saat bersilaturahim ke Pengasuh KH.Fadlolan Musyaffa' LC. MA, (16/10).
DOK AMK JATENG/ LINGKAR JATENG SILATURAHIM : PN AMK, saat bersilaturahim ke Pengasuh KH.Fadlolan Musyaffa' LC. MA, (16/10).


SEMARANG, Lingkar.co – Pimpinan Nasional Angkatan Muda Ka’bah dan Pimpinan Wilayah AMK Jawa Tengah. Mengadakan Silaturrahim ke pengasuh pesantren Fadhlul Fadhlan pusat kegiatan Musyawarah Nasional Alim Ulama’ yang terselenggarakan oleh Majelis Syari’ah DPP PPP.

Dalam kunjungan 16 Oktober 2021, Angkatan Muda Ka’bah Jawa Tengah bersama PN AMK, bersama-sama bersilaturahim ke Pengasuh KH. Musyaffa’ yang juga Wakil ketua Majelis Syari’ah.

Baca Juga : Pelantikan AMK Rembang, Dorong Kaum Milenial Melek Politik

Pada silaturahim tersebut, pihaknya menyerahkan ratusan paket Al-Qur’an, paket sembako dan peralatan sholat.

Paket itu, berikan kepada santriwan dan santriwati di pesantren Fadhlul fadlhan Kedungpane Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pada kegiatan tersebut, turut hadir pula Ketua PW AMK Jawa tengah Arif Sahudi, Sekwil Nur Afif, bendum Misbah, bro Naryoko, dan ketua AMK Kota Pekalongan bto Rizal, Kota Semarang bro Gani dan AMK Solo.

Selain itu, rombongan juga ikut mendampingi kunjungan PN AMK, yang Ketua Umum PN AMK Rendhika Harsono, dampingi oleh Sekjen AMK Ainul Yaqin dan Ketua Organisasi dan kaderisasi Dr. Agus. Sutisna.

Kegiatan tersebut bertujuan, untuk menegaskan AMK Istiqomah bersama Ulama dan Santri membangun Indonesia, konsisten berjuang mengusung Islam rahmatan lil alamin.

Kedatangan kader-kader tersebut, disambut baik oleh KH. Fadlolan Musyaffa’.

“Saya ini juga kader AMK yang istiqomah dipesantren, AMK harus berjuang membesarkan PPP, jadikan rumah santri dan calon-calon Kyai moderat,” harapnya (16/10/2021).

Beliau juga menyampaikan, bahwa dengan semangat AMK yg baru ini, ia yakin bahwa kader kader muda AMK akan menjadi kader yang handal. Baik yang masuk dalam politik praktis ataupun yang konsisten.

Ikuti konsep organisasinya Youth, moderate and change, yang akan mampu menghidupkan organisasi dan bukan mencari hidup di organisasi,” katanya. (*)

Penulis : Lingkar Network

  • Bagikan