Lingkar.co- Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Panji Yugo Putranto mengungkapkan, jalur Weleri-Sukorejo menyumbang angka kecelakaan yang cukup tinggi mencapai 36 persen.
Oleh karena itu pihaknya.memberikan perhatian lebih di jalur yang berada di wilayah Kendal bagian barat itu
“Berdasarkan data hasil operasi ketupat candi kemarin, jalur Weleri – Sukorejo memang banyak terjadi kecelakaan,” kata AKP Panji ditemui di Polres Kendal, Selasa (7/4/2026).
AKP Panji menerangkan, mayoritas kecelakaan terjadi saat malam hari dengan berbagai faktor di antaranya kelelahan, kurang konsentrasi hingga minimnya akses penerangan di jalur tersebut.
“Ya karena di jalur itu kompleks karena sangat ramai tapi juga minim penerangan,” imbuhnya.
Kasat Lantas menambahkan tidak ada korban jiwa dari sederet kecelakaan yang terjadi. Namun, ia memberikan perhatian lebih agar pengguna jalan lebih waspada dalam berkendara.
Berdasarkan data yang ia paparkan, mayoritas kecelakaan terjadi dialami oleh pengendara sepeda motor dengan presentase 60 persen.
“Untuk korban meninggal 0 kasus, tercatat 2 luka berat dan 29 korban luka ringan,” terangnya.
AKP Panji pun menyarankan agar pengguna jalan menghindari perjalanan saat malam hari yang kerap menimbulkan kecelakaan.
“Waktu kejadian yang pagi hari mulai pukul 06:00 – 12:00 WIB ada 6 kasus. Begitu juga siang hari pukul 12:00 – 18:00 WIB itu ada 6 kasus, kemudian dini hari pukul 00:00 – 06:00 ada 5 kasus, yang lainnya malam hari mulai pukul 18:00 – 24:00 WIB,” paparnya.
Di sisi lain, Kasat Lantas juga mengimbau pengguna jalan agar tak menerobos rambu lalu lintas.
“Itu juga menjadi salah satu faktor kecelakaan, terkadang pengguna jalan masih abai dengan tetap nekat menerobos rambu lalu lintas. Padahal itu kan berbahaya sekali,” tandasnya. (*)
Penulis: Yoedhi W








