Prabowo Klaim Distribusi Pupuk Merata, Cadangan Beras RI Pecahkan Rekor

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Foto: Istimewa.

Lingkar.co – Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintahannya berhasil memperbaiki tata kelola pupuk nasional sehingga dapat diakses petani secara lebih adil, mencukupi, dan dengan harga yang lebih terjangkau.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang disiarkan melalui Sekretariat Presiden, Minggu (8/2/2026).

Menurut Prabowo, pembenahan distribusi pupuk menjadi langkah awal penting dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional sejak awal masa pemerintahannya.

“Begitu pemerintahan berjalan, kami langsung memastikan pupuk sampai ke petani dengan cukup, merata, dan harganya bisa ditekan,” ujar Prabowo.

Selain pupuk, Presiden juga menyoroti kondisi stok beras nasional yang disebutnya kini berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Cadangan beras tersebut tersimpan di gudang-gudang pemerintah sebagai bagian dari pengamanan pangan nasional.

Ia menilai capaian tersebut menunjukkan perbaikan signifikan dalam pengelolaan sektor pangan. Prabowo menegaskan Indonesia telah memasuki fase swasembada beras sejak akhir 2025, dan menargetkan komoditas lain segera menyusul.

“Insya Allah, jagung akan segera menyusul, dan dalam beberapa tahun ke depan kita bisa swasembada pangan secara menyeluruh,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah juga berkomitmen menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat. Upaya itu dilakukan melalui peningkatan produksi dalam negeri serta perbaikan sistem distribusi agar lebih efisien.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo turut memaparkan perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat yang terdiri atas anak-anak, ibu, hingga kelompok lanjut usia.

Pemerintah menargetkan jumlah penerima MBG terus bertambah hingga mencapai 82,3 juta orang sebelum akhir 2026.

“Kita ingin memastikan kelompok yang berhak benar-benar mendapat asupan gizi yang layak, dan jumlahnya akan terus kita tingkatkan,” ucap Prabowo.

Penulis: Putri Septina