Ratusan Warga di Dua Kecamatan di Jember Mengungsi akibat Banjir

  • Bagikan
Tangkapan layar youtube ANTARA, petugas sedang memberikan logistic kepada korban banjir. (ANTARA/LINGKAR.CO)
Tangkapan layar youtube ANTARA, petugas sedang memberikan logistic kepada korban banjir. (ANTARA/LINGKAR.CO)

JEMBER, Lingkar.co – Ratusan warga di Dua Kecamatan di Jember mengungsi akibat banjir yang merendam dengan ketinggian 60 centimeter hingga 2 meter.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo, mengatakan penyebab banjir adalah intensitas hujan tinggi. Sehingga menyebabkan jebolnya tanggul sungai di daerah tersebut.

“Berdasarkan data yang tercatat jumlah pengungsi sebanyak 408 orang dari korban terdampak bencana banjir di Kecamatan Tempurejo dan Ambulu,” katanya.

Banjir di dua kecamatan tersebut melanda empat desa yakni Desa Wonoasri, Sidodadi, dan Curahnongko di Kecamatan Tempurejo. Sedangkan Desa Andongrejo di Kecamatan Ambulu.

“Jumlah warga yang terdampak banjir di dua kecamatan itu sebanyak 1.444 kepala keluarga (KK). Kemudian delapan fasilitas pendidikan dan 42 hektare lahan pertanian juga terendam banjir,” katanya.

Para korban mengungsi banjir di Kantor Desa Wonoasri, juga dikunjungi oleh Dandim 0824/ Jember, Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin yang memantau korban terdampak banjir.

“Kami ingin melihat langsung kondisi warga masyarakat yang tertimpa musibah, sekaligus memotivasi agar mereka selalu tabah dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Banjir di Kabupaten Jember meluas hingga tujuh kecamatan yakni Kecamatan Bangsalsari, Tanggul, Gumukmas, Puger, Ambulu, Tempurejo, dan Jenggawah yang merendam ribuan rumah warga, namun tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. (ara/aji)

Baca Juga:
Gercep Semarang Gencarkan Vaksinasi Covid-19 ke Anak Muda dan Difabel

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!