Berita  

Revitalisasi Stadion Joyokusumo Tunggu Masukan DPUTR Pati

stadion joyokusumo pati
Gelanggang stadion Joyokusumo, Pati. (Aziz/Lingkar.co)

PATI, Lingkar.co – Beberapa waktu yang lalu tim verifikator pusat dari PSSI melakukan verifikasi kelayakan rumput stadion Joyokusumo Pati. Hasilnya, rumput stadion tidak sesuai dengan standar FIFA, sehingga perlu perbaikan.

Ketua umum Persipa Pati, Joni Kurnianto kemudian meminta kepada Pemkab Pati, dalam hal ini OPD terkait yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) untuk segera melakukan perbaikan kualitas rumput. Hal tersebut penting untuk menjadikan stadion Joyokusumo sebagai markas dari tim berjuluk Laskar Saridin untuk mengarungi Liga 2 musim depan.

Belum Standar FIFA, Pemkab Pati Diminta Perbaiki Rumput Stadion Joyokusumo

Akan tetapi, nampaknya keinginan Wakil Ketua I DPRD Pati tersebut belum bisa terlaksana. Sebab, Kepala Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati, Sujono sampai saat ini mengaku belum mendapatkan masukan dari DPUTR Pati selaku pihak yang berwenang untuk melakukan pembangunan daerah.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

“Kalau untuk perbaikan atau revitalisasi stadion Joyokusumo itu ‘kan wewenang DPUTR kerja sama dengan Dinporapar. Baru nanti setelah mereka mengusulkan kepada kami (Setda, akan kami proses, termasuk lelang dan anggarannya,” ujar Sujono dalam wawancara di Kantor Setda Pati, Kamis (28/4).

Capai 85 Persen, Stadion Joyokusumo Pati Siap Gelar Porprov Jateng

Sujono menambahkan, revitalisasi rumput tidak bisa berjalan secepatnya, terlebih baru beberapa hari yang lalu adanya verifikasi. Ia pun menambahkan, kemungkinan baru bisa berjalan setelah hari raya.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

“Semua itu ada prosesnya, jadi tidak bisa langsung dituruti atau dilaksanakan. Karena ini mendekati hari raya, mungkin nanti setelah itu baru bisa lanjut untuk perbaikan rumput, atau mungkin penambahan tribun atau yang lain tergantung dari DPUTR nantinya,” tambahnya.

Png-20230831-120408-0000

Ia menegaskan, bahwa alur untuk pengerjaan atau pembangunan itu mulai dari dinas yang berwenang, baru kemudian Setda Pati yang meneruskan. (Lingkar Network | Lingkar.co)

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *