Ribuan Warga Kudus Terdampak Banjir, Satu Dukuh Terisolir

  • Bagikan
EVAKUASI: Sejumlah warga naik perahu karet BPBD karena pemukiman terdampak banjir akibat tanggul Sungai Gelis jebol.(NISA HAFIZHOTUS SYARIFA/LINGKAR JATENG)

KUDUS, Lingkar.co– Ribuan warga Kabupaten Kudus terdampak bencana banjir akibat tanggul Sungai Gelis di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati jebol pada Sabtu (2/1/2021). Bahkan, ratusan keluarga di salah satu dukuh terisolir karena jalan akses digenangi air.

Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus menyebutkan, hingga pukul 19.00 Minggu (3/1/2021), jumlah warga Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati yang terdampak banjir hingga 1.256 jiwa dari 314 keluarga.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Ketinggian air yang melimpas hingga jalan mencapai kurang lebih 30 sentimeter. Selain itu, banjir juga menggenangi rumah warga dengan ketinggian air yang berbeda. Mulai 20 hingga 100 sentimeter.  

Selain itu, jalan Dukuh Karang Turi, Desa Setro Kalangan, Kecamatan Kaliwungu tergenang air. Ketinggan genangan air sekira 70 sentimeter. Akibatnya aktifitas warga lumpuh karena terisolir dengan kondisi jalan tergenang air. Beruntung, air tidak masuk ke pemukiman warga. Tercatat, ada 1.137 jiwa dari 360 keluarga yang terdampak.

Sementara itu, banjir juga menerjang Dukuh Setro, Desa Setro Kalangan, Kecamatan Kaliwungu. Ketinggian air sekira 90 sentimeter dengan total korban terdampak 446 Jiwa dari 122 keluarga.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus Budi Waluyo mengatakan, saat ini warga di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor sudah ada yang kembali ke rumah masing-masing karena banjir yang sudah mulai surut. Ada juga warga yang masih mengungsi di rumah kerabatnya.

“Ketinggian air saat ini sekitar 30cm,” kata Budi.(mg4/lut) 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.