Rumah Pribadi Anggota DPRD Pati Jadi Tempat Vaksin Covid-19

DPRD Pati Muntamah
Warga sedang melakukan vaksinasi Covid-19 di rumah anggota DPRD Pati, Muntamah. (Falaasifah/Lingkar.co)

PATI, Lingkar.co – Dalam rangka mendorong percepatan vaksinasi di Kabupaten Pati, Anggota Komisi D DPRD Pati, Muntamah menjadikan rumah pribadinya sebagai tempat vaksin Covid-19 bagi masyarakat di desanya, pada Sabtu (12/02).

“Saya memang membantu desa untuk memfasilitasi tempat untuk kegiatan vaksinasi. Jadwal vaksinasi desa, saya minta diadakan di rumah saya,” katanya pada Lingkar.co, kemarin.

Alokasi vaksin yang diperuntukkan bagi masyarakat di desanya yakni 125 dosis vaksin. Namun, hanya bisa terealisasi untuk 60 warga desa setempat saja. 

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Tolak Pabrik di Lahan Produktif, Warga Trangkil Sambat DPRD Pati

“Menurut Kepala Desa saya, rencana awalnya adalah 125 orang. Tapi ternyata yang vaksinasi hanya separuhnya saja. Menurut petugas vaksinasi dari Puskesmas, jumlah itu katanya sudah termasuk banyak. Karena kadang-kadang, saat jadwal vaksinasi di sebuah desa hanya 10 peserta saja yang mau vaksin,” ungkapnya.

Sebelum kegiatan vaksinasi tersebut berlangsung, ia sudah memberi pengumuman serta melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat setempat terkait kegiatan vaksinasi di rumahnya.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

“Vaksin sudah tersedia, petugas, tempat-tempat kesehatan juga sudah siap. Memang yang perlu kita bangun adalah kesadaran kolektif masyarakat agar tahu pentingnya vaksinasi, sehingga ia mau untuk divaksin,” jelasnya.

Png-20230831-120408-0000

Angka Covid-19 Melonjak, DPRD Pati Dukung Pembelajaran Daring

Muntamah juga mengapresiasi langkah dari Dinas Kesehatan Pati serta tempat yang menyediakan layanan kesehatan di Pati, karena sudah melakukan segala upaya untuk mendorong percepatan vaksinasi di Pati. 

“Saya sang mengapresiasi tim medis. Tidak hanya memfasilitasi vaksinasi di sentra-sentra kesehatan, tapi juga melalui door to door, dan vaksinasi ke desa-desa seperti ini,” katanya.

Ia berpendapat, dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19 ini, semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk terbentuknya kesadaran kolektif masyarakat agar mau divaksin. Baik itu pemerintah, organisasi masyarakat, bahkan perorangan. (Lingkar Network l Falaasifah – Lingkar.co) 

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *