Satu Komando! DPRD Kudus Komitmen Dukung Pemberantasan Korupsi

  • Bagikan
Menunjukkan: Wakil Ketua I DPRD Kudus Ilwani, Wakil Ketua II DPRD Kudus Erna Sulistyawati, Wakil Ketua III DPRD Kudus Sulistyo Utomo Saat Mengikuti Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi secara virtual/Lingkar.co
Menunjukkan: Wakil Ketua I DPRD Kudus Ilwani, Wakil Ketua II DPRD Kudus Erna Sulistyawati, Wakil Ketua III DPRD Kudus Sulistyo Utomo Saat Mengikuti Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi secara virtual/Lingkar.co

KUDUS, Lingkar.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kabupaten Kudus, berkomitmen untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi terutama di Kabupaten Kudus.

Hal itu, terkonfirmasi oleh Wakil Ketua III DPRD Kudus, Sulistyo Utomo di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kudus, pada Kamis (11/11/2021). Saat melakukan Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi wilayah Jawa Tengah bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo secara virtual.

“Seluruh anggota dewan, harus taat dengan ketentuan yang ada. Komitmen harus senantiasa dibangun untuk mencegah adanya tindak korupsi,” tegasnya.

“Tidak ada kata tawar menawar dalam hukum, semua harus sesuai dengan regulasi,” tambahnya.

DPRD Kudus sebagai wakil rakyat, telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah adanya tindak pidana korupsi.

Upaya yang telah berjalan yakni menanda tangani komitmen, membuat sistem layanan terintegrasi, dan mensosialisasikan budaya anti korupsi di lingkungan masing-masing.

Sulis menegaskan, untuk menghindari hal-hal yang memunculkan tindak pidana korupsi, ia meminta seluruh anggota dewan menaati semua regulasi yang ada dan ketentuan yang berlaku.

“Sebagai wakil rakyat kami ingin Kabupaten Kudus kembali ke zona zero korupsi. Taatilah semua regulasi yang ada menuju Kudus bersih, Kudus religius, aman dan sejahtera dari korupsi,” tegasnya.

Korupsi Meningkatkan Angka Kriminalitas

Sementara itu, Firli Bahuri menyampaikan, korupsi merupakan hal yang harus diberantas karena memberikan beberapa dampak merugikan bagi masyarakat.

Selain itu, korupsi juga berdampak meningkatkan angka kriminalitas dan melambatkan pertumbuhan ekonomi.

“Untuk memberantas tindak korupsi, maka perlu dilakukan strategi pencegahan melalui upaya pre-emptif, preventif, detektif, dan represif,” kata Firli saat menyampaikan materi pencegahan korupsi secara virtual.

Dalam rapat itu, hadir pula Wakil Ketua I Dr. H. Ilwani, Wakil Ketua II Hj. Tri Erna Sulistyawati, dan Wakil ketua III DPRD Kudus Sulistyo Utomo ikuti Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi wilayah Jawa Tengah bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo secara virtual via zoom yang bertempat di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kudus, pada Kamis (11/11/2021).

Lingkar News Network

  • Bagikan