Sejak Januari Belum Ada Perbaikan Jalan

  • Bagikan
BERBAHAYA: Kondisi jalan di sepanjang Jalan Raya Karangawen-Mranggen, Kabupaten Demak rusak dan sering menyebabkan kecelakaan. (ADITIA ARDIAN/KORAN LINGKAR JATENG)
BERBAHAYA: Kondisi jalan di sepanjang Jalan Raya Karangawen-Mranggen, Kabupaten Demak rusak dan sering menyebabkan kecelakaan. (ADITIA ARDIAN/KORAN LINGKAR JATENG)

DEMAK, Lingkar.co- Sepanjang Jalan Raya Karangawen-Mranggen di Desa Kuripan, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak rusak. Kondisi itu sering menyebabkan pengendara mengalami kecelakaan tunggal. Sayangnya, sejak Januari kerusakan jalan tersebut belum ada perbaikan dari pihak terkait.

Lubang-lubang pada jalanan tersebut cukup banyak dengan kedalaman dan lebar yang berbeda-beda. Bahkan sebagian, masih terendam air sehingga pengendara tidak bisa melihat kedalaman lubang.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Salah satu warga Sulimah mengatakan, sering terjadi kecelakaan di jalan tersebut. Kecelakaan itu umumnya terjadi pada malam hari.

“Kan kalau malam gitu nggak kelihatan, banyak pengendara menghindari lubang. Kadang juga nggak tahu kalau ada lubang, akhirnya banyak yang kecelakaan,” ungkapnya kemarin.

Menurut Sulimah, kerusakan jalan ini semakin parah sejak Januari lalu. Tapi hingga saat ini belum ada perbaikan oleh pemerintah. Selain itu, karena seringnya pengendara yang kecelakaan di jalan tepat depan rumahnya itu, Sulimah mengaku trauma.

“Jalanan rusak itu bahaya banget, saya trauma karena anak dan suami saya meninggal gara-gara kecelakaan. Kalau saya dengar suara gludug-gludug gitu langsung deg-degan,” katanya.

Dia berharap, segera ada perbaikan untuk jalan yang rusak tersebut. Dia juga menyarankan agar ada pengecoran jalan secara menyeluruh. “Pengennya ada perbaikan. Selain itu, ada pengecoran biar rata,” jelasnya.

Di sisi lain, seorang pengendara motor yang sering melintasi jalan itu Ari mengatakan, sudah satu bulan jalanan tersebut rusak. Padahal sebelumnya terbilang masih lumayan bagus.

“Semenjak banyak mobil besar lewat sini, sering bikin macet ditambah lagi jalanan berlubang dan rame orang berangkat maupun pulang kerja,” ujarnya.

Dia juga berharap, jalanan tersebut segera dicor karena menurutnya jika masih menggunakan aspal, akan rusak lagi ketika tergenang air.(dit/lut)

Sumber: Koran Lingkar Jateng

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.