Lingkar.co – Tuan rumah tak ingin sekadar jadi pelengkap. Menyambut Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah XVI, Pengcab Perbasasi Kota Semarang mulai memanaskan mesin lebih awal.
Selama dua hari, 6–7 Februari 2026, Lapangan Softball Universitas Negeri Semarang menjadi arena seleksi tahap pertama pembentukan skuad bayangan. Targetnya jelas, komposisi tim paling solid untuk bertarung di kandang sendiri, Juli mendatang.
Sebanyak 90 atlet putra ambil bagian dalam seleksi. Dari jumlah itu, 29 atlet dinyatakan lolos tahap awal. Di sektor putri, 75 atlet bersaing dan menghasilkan 29 nama terbaik.
Manajer Tim Pelatih Softball Kota Semarang, Purnomo, menegaskan standar seleksi dibuat lebih tinggi karena Semarang berstatus tuan rumah. “Kami mencari komposisi tim yang paling solid,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).
Ia menegaskan, bibit dari Kejurkot SMA memang menjanjikan. Namun, level Porprov menuntut kesiapan berbeda.
“Bibit-bibit dari Kejurkot kemarin sangat potensial. Tapi untuk level Porprov, apalagi kita main di kandang sendiri Juli nanti, standarnya harus lebih tinggi,” katanya.
Setelah pemantauan dua hari penuh, tim pelatih akhirnya menentukan kerangka awal skuad. “Dari hasil seleksi ini, kami kerucutkan menjadi 29 putra dan 29 putri. Ini adalah kerangka tim yang akan kami gembleng lebih lanjut,” tegasnya.
Sebanyak 58 atlet terpilih selanjutnya akan menjalani latihan intensif. Fokusnya bukan hanya teknik dan fisik, tetapi juga membangun chemistry tim jelang laga sesungguhnya.
Sebagai tuan rumah Porprov Jateng 2026, Semarang tak ingin sekadar tampil. Targetnya jelas: prestasi maksimal di rumah sendiri. ***








