Seorang Siswi di Blitar Bunuh Diri di Sekolah

  • Bagikan
Polisi Blitar saat mengevakuasi korban bunuh diri di SMAN 1 Srengat, Kabupaten Blitar (20/12/2021)/Lingkar.co
Polisi Blitar saat mengevakuasi korban bunuh diri di SMAN 1 Srengat, Kabupaten Blitar (20/12/2021)/Lingkar.co

BLITAR, Lingkar.co – Aparat Kepolisian Sektor Srengat, Kabupaten Blitar, Jawa Timur tangani kejadian seorang siswi SMA di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar yang meninggal dunia karena bunuh diri.

Dikabarka, siswi tersebut bunuh diri di depan kelasnya saat rekan-rekan yang lain ada kegiatan di aula sekolah.

Kepala Polsek Srengat AKP Slamet Yusuf mengatakan kejadian itu di perkirakan jam 12.00 WIB, Senin (20/12/2021) yang di ketahui rekannya sesame pelajar. Mereka kaget menemukan korban sudah meninggal dunia dengan posisi tergantung.

“Di ketahui sekitar jam 12.00 WIB oleh rekannya yang selesai kegiatan Maulid Nabi. Itu di lantai dua”, katanya.

Baca Juga :
Surabaya Terima Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik

Ia juga mengatakan, korban di temukan di depan kelas X-MIPA-4 SMAN 1 Srengat, Kabupaten Blitar.

Saat itu memang ada aktivitas sekolah yang masuk. Terdapat perwakilan 10 anak setiap kelas untuk ikut Maulid Nabi di aula sekolah.

Petugas langsung mengevakuasi tubuh korban dan di bawa ke rumah sakit untuk di autopsy.

“Di bawa ke rumah sakit untuk keperluan penyidikan lebih lanjut, sehingga petugas dapat gambaran kasus tersebut. Penyebabnya masih dlam penyelidikan. Nanti akan kami tindak lanjuti”, jelasnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Srengat, Sumino berduka dengan kejadian ini. Menurutnya, kejadian ini di luar kuasa dari pihak sekolah. Karena ada kegiatan Maulid Nabi di aula sekolah, sehingga semua guru dan murid di lokasi.

“Kami berduka atas musibah ini, kejadian ini di luar kuasa kami, karena hari ini ada kegiatan maulid nabi. Terus setiap kelas diminta yang hadir 10 karena situasi pandemi”, kata Sumino.

Kegiatan di aula sejak jam 07.00 WIB absen dan berkumpul di sana. Sehingga semua ruang kelas bersih. Di depan hanya ada beberapa guru menunggu mubalig”, lanjutnya.

Sumino juga mengatakan kedatangan pelajar itu juga di luar pantauan sekolah. Dari informasi yang diterima, anak tersebut juga tidak ada masalah, seperti sewajarnya siswi lain.

Identitas Korban

Pelajar itu di ketahui berinisial FV (15), kelas tujuh, warga Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Saat kejadian, korban juga masih menggunakan seragam sekolah yakni wana abu-abu.

Mengutip dari Antara, saat ini jenazahnya sudah di bawa ke rumah sakit. Sedangkan tempat kejadian juga di pasang garispolisi untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.

Penulis : Kharen Puja Risma

Editor : Muhammad Nurseha

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *