Sungai Cileungsi Memakan Korban, Bupati Bogor Sampaikan Belasungkawa

Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat melakukan takziah di rumah duka korban hanyut di Sungai Cileungsi. Foto: dokumentasi
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat melakukan takziah di rumah duka korban hanyut di Sungai Cileungsi. Foto: dokumentasi

Lingkar.co – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melakukan takziah sekaligus menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya ananda M. Arya Saputra, putra dari Edi Suryadi, yang menjadi korban hanyut di Sungai Cileungsi, Kampung Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor menyampaikan langsung belasungkawa kepada keluarga almarhum serta memberikan doa dan penguatan agar diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

“Innalillahi Wainailaihi Raji’un. Saya atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” ujar Bupati Bogor dalam keterangan persnya, Selasa (24/3/2026).

Takziah ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Bogor kepada keluarga korban, sekaligus wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tengah berduka.

Bupati Bogor juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim SAR, relawan, serta unsur terkait yang telah berupaya maksimal dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tim SAR, relawan, dan pihak terkait atas dedikasi, kerja keras, serta kepedulian kemanusiaan yang telah ditunjukkan. Semoga seluruh ikhtiar yang dilakukan menjadi amal kebaikan,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 09.45 WIB, ketika tiga orang remaja bermain di Sungai Cileungsi. Salah satu korban, Arya (16), warga Cibinong, dilaporkan tenggelam dan tidak muncul ke permukaan.

Kronologi

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/3) kemarin.

“Telah terjadi kejadian orang terbawa arus dan menurut hasil keterangan saksi, korban sedang mandi di Sungai Cileungsi bersama keluarga tanpa disadari korban ke tengah sungai lalu terbawa arus,” kata Adam.

Warga kemudian meminta pertolongan petugas untuk mencari keberadaan korban. Tim SAR gabungan kemudian segera menuju ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Evakuasi dilakukan menggunakan sejumlah peralatan selam dan perahu karet. Petugas berhasil menemukan korban setelah melakukan pencarian selama 5 jam.

“Korban sudah diketemukan, waktu penanganan 5 jam,” jelasnya.

Adam mengatakan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Petugas menemukan korban sekitar 7 meter dari titik dilaporkan hilang.

“Korban langsung dibawa ke rumah duka, untuk operasi SAR dinyatakan ditutup,” pungkasnya. (*)