Taman Sardi, Area Perkemahan di Lereng Gunung Muria, Tawarkan Wisata Outdoor Bernuansa Alam

  • Bagikan
Sejumlah wisatawan Taman Sardi tampak sedang menikmati permainan outbond di salah satu ikon Taman Sardi belum lama ini. (NISA HAFIZHOTUS SYARIFA/LINGKAR JATENG)
Sejumlah wisatawan Taman Sardi tampak sedang menikmati permainan outbond di salah satu ikon Taman Sardi belum lama ini. (NISA HAFIZHOTUS SYARIFA/LINGKAR JATENG)

KUDUS, Lingkar.coWisata outdoor atau wisata di tempat terbuka memang diminati oleh banyak kalangan. Terutama bagi orang-orang yang bosan dengan hiruk pikuk perkotaan yang penuh keramaian dan polusi udara.

Taman Sardi, tempat wisata yang menghadirkan wisata luar ruangan yang dekat dengan alam. Taman Sardi sendiri berlokasi di Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Saat memasuki taman sardi, pengunjung akan disuguhkan dengan udara yang sejuk, pepohonan yang rimbun dan lahan perkebunan yang luas.

Arief Hartawan, pemilik Taman Sardi menjelaskan, wisata ini memang menyajikan pariwisata outdoor. Pengunjung bisa melakukan kegiatan perkemahan di kawasan wisata ini. Juga menyediakan wahana seperti flying fox, jaring laba-laba, jembatan kayu dan lain sebagainya.

Dulunya, tempat wisata tersebut merupakan perkebunan pisang dan vanili. Kemudian ia berinisiatif membangun kawasan wisata ini karena ingin menghadirkan wisata outdoor yang layak digunakan untuk perkemahan. 

Taman Sardi sendiri dibangun pada tahun 2008, namun ketika itu belum diberikan nama. Mengingat banyaknya pengunjung yang berdatangan untuk berkemah disana, kemudian pada tahun 2012, kawasan wisata ini baru diberi nama Taman Sardi.

Nama ini diambil dari nama tukang kebun yang merawat perkebunan ini sebelumnya. “Saya ingin menggunakan nama dengan kearifan lokal. Karena dulunya tanah disini dikelola oleh tukang kebun saya namanya pak Sardi, saya menamai taman ini menjadi nama beliau. Lalu saya tawarkan Pak Sardi untuk bekerja mengelola kawasan wisata ini,” jelasnya.

Kawasan wisata ini memang kebanyakan digunakan untuk kegiatan perkemahan. Hal tersebut karena kawasan ini yang memiliki fasilitas yang cukup lengkap untuk kegiatan perkemahan. Seperti adanya lapangan, tempat evakuasi, penginapan Dipon Dara, aula, hingga mushola yang memadai.

Tak hanya tempat perkemahan, Taman Sardi juga memiliki tempat-tempat ikonik yang menjadi daya tarik wisatawan. Biaya masuknya pun cukup terjangkau, yakni sebesar Rp 10.000. Namun, jika pengunjung ingin menginap dan menggunakan fasilitas perkemahan yang ada, Taman Sardi memiliki berbagai pilihan paket.

Mulai dari Paket camping untuk anak sekolah, paket meeting, paket hiking dan masih banyak lainnya. Harga yang ditawarkan setiap paketnya mulai dari Rp 30.000. Kedepannya, kawasan wisata Taman Sardi juga akan membangun aula dalam ruangan di bawah tugu pete yang bisa muat untuk 500 sampai 800 orang.

“Kita ingin terus mengembangkan wisata ini. Itu strategi kita supaya selalu ada sesuatu yang baru dan unik setiap tahunnya,” tandasnya. (mg4/dim/aji)

Baca Juga:
Vaksinasi Lansia di Tiga Kecamatan Masih Rendah

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!