Tindak Tegas Pelanggar PPKM, 115 Tempat Usaha di Semarang Disegel

  • Bagikan
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (DOK. LINGKAR.CO)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (DOK. LINGKAR.CO)

SEMARANG, Lingkar.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mencatat, 115 tempat usaha disegel, karena melanggar aturan selama sepekan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Atlas tersebut.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi), menyebut, 1.598 pelanggaran terjadi sejak pengetatan PKM pada 11 Januari 2021.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Menurutnya, langkah tegas itu diambil untuk memaksimalkan, upaya menekan penyebaran COVID-19 yang angka penderita positifnya, sudah menembus angka 1.000 orang per hari.

“Kita tahu PPKM ada pembatasan jam buka, itu semua juga bertujuan agar masyarakat lebih disiplin,” katanya, Senin (18/1).

Ia meminta, kepada masyarakat diharapkan, menaati kebijakan yang sudah diambil tersebut, agar penekanan angka COVID-19 bisa dilakukan secara maksimal.

Hendi belum bisa memastikan, kebijakan yang akan berakhir pada 25 Januari nanti akan dilonggarkan atau diperpanjang.

“Kita lihat sepekan ini, mudah-mudahan semakin menurun kasus penyebaran virus coronanya,” tandasnya. (ara/aji)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.