Usai Diprotes Warga, Pemkab Akhirnya Perbaiki Jalan Pati-Kayen

Perbaikan Jalan Pati–Kayen, tepatnya di Desa Blaru, Kecamatan Pati. Foto: Miftah/Lingkar.co

Lingkar.co – Jalan berlubang di ruas Pati–Kayen, tepatnya masuk Desa Blaru, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, yang sempat diprotes warga akhirnya diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Kamis (12/2/2026) siang.

Perbaikan dilakukan setelah sebelumnya warga melakukan aksi protes dengan menambal jalan secara swadaya menggunakan dana pribadi sebesar Rp7 juta. Warga menilai kerusakan jalan tersebut sudah cukup lama dan membahayakan pengguna jalan.

Salah satu warga Desa Blaru, Kusharyanto, mengatakan kondisi jalan berlubang sudah terjadi sejak awal Januari. Selain membahayakan, kerusakan itu juga kerap menyebabkan kemacetan.

“Di sini juga sering macet, macet ini karena menghindari ini lubang,” ujar Kusharyanto.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah menjadwalkan perbaikan jalan tersebut. Namun, proses pengaspalan sempat tertunda karena faktor cuaca dan kendala teknis.

“Kemarin kami melakukan pengurukan basecourse. Sebenarnya kemarin mau diaspal juga, tapi penyedia AMP-nya hotmix-nya tutup, akhirnya hari ini kami lakukan penambalan aspal hotmix,” jelas Hasto.

Ia menambahkan, saat warga melakukan protes, tim DPUTR tengah melakukan penambalan di depan Terminal Pati, tepatnya di Jalan Munadi. Setelah pekerjaan di lokasi tersebut selesai, perbaikan dilanjutkan ke arah Pentol Blaru.

“Pas kejadian itu kami baru menambal di depan terminal, di Jalan Munadi itu. Kemudian setelah dari Munadi jadwalnya ke arah Pentol Blaru,” ucapnya.

Lebih lanjut, DPUTR Pati berencana melakukan perbaikan menyeluruh pada ruas tersebut, mulai dari Perempatan Kalianyar melewati Pentol Blaru hingga Jalan Lingkar. Usulan perbaikan itu diajukan melalui program Inpres Jalan Daerah dengan nilai sekitar Rp11 miliar.

“Kami usulkan di Inpres Jalan Daerah dengan nilai usulan Rp11 miliar,” katanya. (*)