Warga Sebut Kerusakan Jalan Tahun Ini Sangat Parah dan Sering Sebabkan Kecelakaan

  • Bagikan
PARAH: Kondisi jalan provinsi penghubung Demak-Purwodadi mengalami kerusakan parah.(ADITIA ARDIAN/ LINGKAR.CO)
PARAH: Kondisi jalan provinsi penghubung Demak-Purwodadi mengalami kerusakan parah.(ADITIA ARDIAN/ LINGKAR.CO)

DEMAK, Lingkar.co – Jalan provinsi penghubung Semarang-Demak-Purwodadi mengalami kerusakan parah di beberapa titik. Salah satunya di sepanjang jalan Pasar Karangawen, Kabupaten Demak sampai perbatasan Kabupaten Grobogan.

Dari pantauan di lokasi, arus lalu lintas tersendat karena jalan rusak memaksa pengendara baik motor maupun mobil harus berhati-hati. Sehingga, mereka memilih menurunkan laju kendaraanya.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Salah satu warga pemilik angkringan Arif mengatakan, jika jalan tersebut rusak parah sejak musim hujan satu bulan yang lalu. Menurutnya, kerusakan kali ini sangat parah daripada tahun-tahun sebelumnya.

“Selama jualan empat tahun di sini ya paling parah ini. Biasanya cuma lubang-lubang kecil, tapi ini ada lubang yang sampai segini (nunjuk betis, Red),” katanya di warungnya samping jalan raya, Rabu (3/3/2021).

Menurut Arif, sudah ada penambalan lubang jalan, tapi belum menyeluruh. Sayangnya, usai penambalan tidak bertahan lama, jalan rusak lagi.

Selain itu, pedagang angkringan ini juga mengaku, merasa terganggu dengan adanya jalanan berlubang yang menimbulkan kemacetan setiap hari. “Karena saya jualan kan jadi agak sumpek gitu. Kemarin-kemarin pas hujan itu saya sering tutup karena jalan tergenang air, males dan risih juga,” ungkapnya.

Arif juga mengungkapkan jika jalanan rusak ini kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Terutama saat malam hari dan ketika jalanan tergenang air.

“Pas saya jualan nggak ada yang kecelakaan, tapi pas saya libur itu ada kecelakaan malam-malam. Karena jalan tergenang air jadi mungkin nggak kelihatan jalannya,” ujarnya.

Dia berharap, agar jalanan utama penghubung Demak-Purwodadi itu mendapat perhatian serius dan segera dicor. Menurut Arif, jika dicor jalanan akan lebih kuat sementara aspal akan cepet rusak.

“Kalau aspal kan pas hujan ya kayak gini ini berlubang, kalo pas panas juga bergelombang,” tandasnya.(dit/lut)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.