20 Tempat Karoke Disegel, Ratusan Anggota Ormas Tidak Terima

  • Bagikan
Penyegelan Tempat Karoke, Tito Isna Utama/Lingkar.co
Penyegelan Tempat Karoke, Tito Isna Utama/Lingkar.co

SEMARANG,Lingkar.co – Organisasi Masyarakat yang berjumlah ratusan orang tidak terima atas tindakan yang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) lakukan dalam menggusur 20 tempat karoke di belakang Terminal Penggaron Kota Semarang yang akan berjalan pada Kamis depan (18/11/2021).

Hal itu, terkonfirmasi oleh Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto Senin (15/11/2021). Namun pihaknya akan mengambil jalur audiensi, serta penyegelan akan tetap berjalan.

“Karena kebetulan yang di sini itu yang merasa melakukan back up itu adalah salah satu oknum dari organisasi dari ormas. Itu juga sudah diberi teguran dari Kelurahan setempat untuk bongkar dari 2019 dan sudah rapat bolak balik kalau memang ada itikad baik sewa, namun ternyata tidak ada sewa apapun,” katanya.

Fajar mengaku, pihaknya bersama Kepolisian Kota Semarang melakukan penyegelan tempat tersebut atas dasar tanah yang di tempati tidak memilik ijin dan masih milik pemerintah Kota Semarang. Sebelum melakukan penyegelan, Fajar juga menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi kepada Dinas Perhubungan Kota Semarang.

“Sehingga kemarin dari kadishub menyarankan kami pada 20 oktober untuk dilakukan penyegelan atau pembongkaran karna apa satu itu tanah pemkot, kedua tidak ada perjanjian sewa menyewa, kemudian tidak ber IMB dan tidak ada izin dari dinas pariwisata terkait pendirian itu,”ungkapnya.

Pihaknya berani melakukan penyegelan, karena sudah seijin pemilik Karaoke. Sehingga Fajar menghimbau kepada salah satu ormas untuk harus menaati peraturan yang sudah Wali Kota Semarang buat.

“Pemilik karaoke sudah kita komunikasikan mereka iklas bongkar sendiri, tapi kenapa hari ini mengerahkan ratusan orang. Kalau berbicara ormas saya juga ormas saya penasihat ormas,” tegasnya.

Dalam penyegelan tempat tersebut juga di datangi secara langsung Kapolrestabes Kota Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, yang membantu pihaknya untuk melakukan penyegalan.

“Sehingga tadi Pak Kapolres hadir akan melakukan mediasi ulang besok hari kamis. Jadi saat ini mungkin dilakukan penyegelan tidak ada aktivitas apapun sampai hari kamis. Sehingga anggota Satpol kami tarik mundur,” tambahnya.

Penulis : Tito Isna Utama
Editor : Rezanda Akbar D.

  • Bagikan