Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tengah Hutan Kendal

Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tengah Hutan Kendal
Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tengah Hutan Kendal. Foto: dokumentasi

Lingkar.co – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di sebuah gubuk di tengah hutan desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Petugas harus berjalan kaki menembus hutan serta menyeberangi sungai untuk melakukan evakuasi, Senin (27/4/2026).

Proses evakuasi melibatkan tim gabungan dari BPBD Kendal, Damkar Kaliwungu, PSC 119, serta Polsek Kaliwungu. Lokasi penemuan jenazah berada di kawasan hutan petak 20 BPKH Boja, RPH Darupono, dengan akses yang cukup sulit dijangkau.

Petugas awalnya menggunakan kendaraan taktis untuk mendekati lokasi. Namun, karena medan yang tidak memungkinkan, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalur sempit, licin, dan dipenuhi vegetasi lebat. Bahkan, tim harus menyeberangi dua aliran sungai untuk mencapai titik lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas langsung mengevakuasi korban yang ditemukan di dalam gubuk dalam kondisi telah meninggal dunia.

Proses pengangkutan jenazah pun berlangsung dramatis, karena petugas harus membawa korban menggunakan kantong jenazah sambil kembali menyusuri jalur hutan yang terjal dan menantang.

Salah seorang warga, M Ali Saifudin, mengungkapkan bahwa korban sudah hampir sepekan berada di gubuk tersebut.

Ia mengaku sempat beberapa kali memberikan makanan dan minuman, meski tidak setiap hari. Warga juga tidak mengetahui identitas korban karena jarang berinteraksi dan korban berkepedarian tertutup.

Sementara itu, petugas BPBD Kendal, Triyono, menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans PSC 119 menuju RSUD dr. Soewondo Kendal untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke pihak berwajib. (*)