Angin Puting Beliung Rusak 56 Rumah di Desa Gebang Pati

Rumah yang terdampak angin puting beliung. Foto: Istimewa.

Lingkar.co – Angin puting beliung melanda Desa Gebang, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, pada Jumat (26/12/2025). Bencana alam tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gabus AKP Daffid Paradhi menyebutkan ada 56 rumah terdampak dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 71 juta. Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa.

Ia menjelaskan, angin kencang terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun memiliki daya rusak yang cukup kuat. Akibatnya, genting rumah warga beterbangan dan sejumlah atap mengalami kerusakan.

“Update data terakhir menunjukkan sebanyak 56 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang, mayoritas pada bagian atap. Alhamdulillah, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa,” jelas AKP Daffid Paradhi.

Sebagai langkah penanganan darurat, personel Polsek Gabus bersama Koramil Gabus serta Ton Siaga Bencana Bhayangkara yang dipimpin oleh Pamapta Polresta Pati langsung turun ke lokasi kejadian. Aparat bahu-membahu membantu warga melakukan perbaikan sementara, terutama dengan memasang kembali genting yang melorot agar rumah tetap aman untuk dihuni.

Selain melakukan bantuan fisik, aparat juga melakukan pemantauan situasi guna memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif pascakejadian. Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi bentuk respons cepat dalam penanganan bencana.

AKP Daffid Paradhi menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi bencana.

“Kami bersama TNI dan unsur terkait berupaya hadir secepat mungkin untuk membantu warga terdampak sekaligus memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” tegasnya.

Hingga saat ini, proses pendataan lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada rumah warga yang terlewat serta memetakan kebutuhan pascabencana. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor apabila ditemukan kerusakan tambahan. (*)