Lingkar.co – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang menyalurkan bantuan sebesar Rp44.000.000 (Empat puluh empat juta rupiah).
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah (Ratu Zakiyah) secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut dalam Kegiatan Ramadhan Bahagia 1447 Hijriyah tingkat Kabupaten Serang di Masjid Jami At Taqwa Kampung Pengoreng, Desa Mangunreja, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (25/2/2026).
Bantuan diperuntukan bagi 5 anak yatim masing-masing sebesar Rp250.000,00 dan paket alat sekolah senilai Rp200.000, 5 orang marbot masjid masing-masing Rp500.000, 5 guru madrasah masing-masing Rp500.000, dan 5 guru ngaji masing-masing Rp500.000, kemudian 5 kiai masing-masing Rp700.000.
Selanjutnya, bantuan untuk petugas pemulasaran jenazah sebanyak 5 orang Rp700.000 per orang, beasiswa bagi 5 santri masing-masing Rp750.000, beasiswa santri tahfidz sebanyak 5 orang Rp1.000.000 per orang, beasiswa anak SD/MI sebanyak 5 orang masing-masing Rp650.000, beasiswa anak SMP/Mts sebanyak 5 orang Rp750.000 per orang.
Sedangkan bantuan untuk masjid sebesar Rp3.000.000, madrasah sebesar Rp2.000.000, majelis taklim Rp1.500.000, untuk musala Rp2.000.000, dan bantuan untuk pondok pesantren sebesar Rp3.000.000.
Ratu Zakiyah berharap bantuan tersebut membawa keberkahan dan dapat menjadi penyemangat bagi para penerima dalam menjalankan tugas mulia di tengah masyarakat.
Pada kesempatan itu, Ratu Zakiyah mengajak masyarakat untuk beraliah pada gaya hidup ramah terhadap lingkungan. Sebagai upaya untuk menjaga kebersihan alam, dimulai dari langkah kecil, seperti mengurangi penggunaan wadah plastik sekali pakai.
”Dengan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari, Insya Allah kualitas hidup kita akan meningkat,”kata Ratu Zakiyah.
Sekadar dikatahui, pada Ramadhan Bahagia 1447 Hijriyah bertemakan “Meneguhkan nilai ketakwaan dan kepedulian sosial sebagai ikhtiar dalam mewujudkan serang bahagia.”, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang membagikan tumbler atau botol minum isi ulang kepada masyarakat.
”Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus ikhtiar untuk mengurangi volume sampah plastik di Kabupaten Serang. Botol minum ini didesain agar dapat digunakan secara berulang kali untuk keperluan sehari – hari,”katanya.
Ratu Zakiyah juga mengajak untuk menjadikan ketakwaan sebagai landasan moral, dan kepedulian sosial sebagai langkah nyata dalam membangun harmoni.
”Jika nilai – nilai ini terus kita pegang teguh dan kita amalkan secara bersama-sama, insyaallah visi terwujudnya Kabupaten Serang bahagia dirasakan oleh masyarakat,” paparnya.
Turut hadir Asisten Daerah III, Ida Nuraida, Staf Ahli Bupati, Encup Suplikhah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Epi Priatna, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Benny Yuarsa, Ketua Baznas Kabupaten Serang, Badrudin, para alim ulama, ustadz, organisasi masyarakat (ormas) dan para santri santriwati. (*)








