Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan Bimbingan Teknis Purna Tugas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai bekal menghadapi masa pensiun.
Sebanyak 230 PNS dijadwalkan memasuki masa purna tugas pada periode Mei hingga Desember 2026. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali berbagai materi untuk mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Jawa Timur pada Selasa (31/3/26) kemarin.
Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menyampaikan pesan yang menyentuh hati. Ia mengajak para peserta untuk memandang masa purna tugas bukan sebagai akhir perjalanan, melainkan sebagai awal dari fase kehidupan yang baru.
“Purna tugas bukan berarti berhenti berkarya. Justru ini saatnya kembali lebih dekat dengan keluarga dan tetap berkontribusi di tengah masyarakat, dengan bekal pengalaman yang luar biasa selama menjadi ASN,” ungkapnya, Jumat (3/4/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi panjang para PNS yang telah mengabdikan diri untuk masyarakat dan pembangunan Kabupaten Gresik. Menurutnya, setiap pengabdian yang telah diberikan menjadi bagian penting dari perjalanan kemajuan daerah.
Lebih lanjut, Wabup Alif mengingatkan pentingnya mempersiapkan masa pensiun secara matang, tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga kesiapan mental, kesehatan, dan rencana aktivitas ke depan agar tetap produktif dan bahagia.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber lain, diantaranya Akhmad Jazuli selaku Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Ia turut memberikan materi dan penguatan kepada para peserta.
Melalui bimtek ini, peserta mendapatkan pembekalan mulai dari pengelolaan keuangan, menjaga kesehatan, hingga membuka peluang kegiatan produktif setelah pensiun. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bekal awal agar masa purna tugas tetap dijalani secara aktif dan bermakna.(*)








