Arsip Kategori: Lifestyle

Berita Lifestyle

Rossa Dapatkan Pelajaran Cara Kerja Musisi Korea Selatan

JAKARTA, Lingkar.co – Penyanyi Rossa mengatakan bahwa dirinya banyak mendapatkan pelajaran dari musisi Korea Selatan dalam hal etos kerja di bidang musik.

Rossa belakangan ini memang akrab dengan Negeri Gingseng karena keterlibatannya dalam sejumlah proyek musik, seperti merilis lagu Hati Yang Kau Sakiti versi Korea. Hingga kolaborasi video musik dan lagu dengan SM Entertainment.

“Jujur ya menurut aku, kalau aku belajar dari mereka yang paling hebat adalah cara kerja yang berbeda dengan kita. Cara kerja, disiplinnya itu luar biasa,” kata Rossa.

Menurut Rossa, industri musik Korea Selatan bisa berkembang pesat seperti sekarang juga karena adanya sinergi antar banyak pihak seperti musisi dan label musik. Hingga pemerintah yang mendukung penuh kemajuan industri musiknya.

“Kenapa mereka bisa kuat sekali karena artisnya semua disiplin, terus labelnya juga disiplin, pemerintahnya juga amat sangat mendukung bagaimana mereka untuk memasarkan diri di luar Korea,” ujar Rossa.

Hal lain yang bisa dipelajari dari industri musik di Korea, menurut Rossa, masyarakat di sana sangat menghargai karya dalam negerinya sendiri.

“Yang paling hebat itu mereka amat sangat menghargai musik sendiri. Korea merajai industri musiknya sendiri. Di Korea itu kayak misalnya daging asal Korea itu lebih mahal dari import. Itu berarti mereka amat sangat menghargai apa yang mereka miliki. Itu yang bisa kita pelajari,” jelasnya.

Meski demikian, Rossa pun juga meyakini bahwa potensi musisi Indonesia tak kalah jika dibandingkan musisi negara lain. Sebab menurut dia musisi Indonesia memiliki kebebasan dalam mengekspresikan diri melalui karya musiknya.

“Cuma kelebihan di kita, di Indonesia itu adalah musisi boleh berekspresi sebebas mungkin. Itu hal yang amat disyukuri juga buat kita. Jadi mungkin banyak berbeda tapi satu sama lain bisa saling belajar. Adaptasi yang bagus gimana dan bisa diaplikasikan itu sih,” imbuhnya. (aji)

Film Wonder Woman 1984 Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

JAKARTA, Lingkar.co– Film Wonder Woman 1984 resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 16 Desember 2020. Masih dibintangi oleh Gal Gadot dan Chris Pine, Wonder Woman 1984 menceritakan petualangan baru Wonder Woman dalam menghadapi musuh barunya, Max Lord dan The Cheetah.

Film yang awalnya direncanakan rilis pada bulan Juni 2020 ini telah mengalami beberapa kali kemunduran jadwal akibat pandemi COVID-19, hingga akhirnya diputuskan tayang di Indonesia pada 16 Desember 2020 atau lebih awal dibandingkan dengan Amerika Serikat yang baru rilis pada 25 Desember.

“Kami sangat menghargai keputusan pihak distributor untuk menayangkan ‘Wonder Woman 1984’ di Indonesia. Sejak bioskop beroperasi kembali pada bulan Oktober, kami telah menayangkan beberapa film baru dari Indonesia, Korea, Jepang, dan negara Asia lainnya,” ujar Gerald Dibbayawan, CEO Cinépolis Cinemas Indonesia.

Gerald mengatakan, pihaknya sangat senang bisa menayangkan Wonder Woman 1984. Menurutnya film ini cocok untuk disaksikan di layar besar bioskop dengan teknologi immersive sound terbaik.

Sementara itu, terkait dengan protokol kesehatan di bioskop, Gerald mengatakan bahwa Cinepolis menerapkan 71 protokol pelayanan yang bertujuan sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19, yang tentunya telah disesuaikan dengan peraturan pemerintah di masing-masing daerah.

“Kami yakin jika pengunjung bekerja sama dalam mematuhi protokol kesehatan tersebut, maka bioskop dapat menjadi tempat hiburan yang aman dan nyaman bagi semua kalangan,” kata Gerald.

Wonder Woman 1984 tayang di 30 bioskop Cinepolis Cinemas seperti Plaza Semanggi, Pluit Village, Gajah Mada Plaza, Mangga Dua Square, Kalibata City Square, Mal Metro Kebayoran, Tamini Square, Pondok Kelapa Town Square, Cibubur Junction, Depok Town Square, Blu Plaza Bekasi, Istana Plaza Bandung, Lippo Plaza Jogja, Java Supermall Semarang, Malang Town Square, Lippo Plaza Batu, Lippo Plaza Jember.

Untuk luar pulau Jawa, film tersebut tayang di Plaza Renon Bali, Mataram Mall, Lippo Plaza Kupang, Lippo Mall Kuta, Lippo Plaza Jambi, Palembang Icon, Mal Botania 2 Batam, Lippo Plaza Lubuklinggau, Living Plaza Balikpapan, Q Mall Banjarbaru, Phinisi Point Makassar, Maleo Town Square dan Lippo Plaza Buton. (aji)

Spicy Karubi, Menu Baru Pencinta Pedas

JAKARTA, Lingkar.co – Restoran daging panggang Yakiniku Like memperkenalkan, menu terbaru Spicy Karubi set untuk menyambut tahun baru 2021. Menu musiman ini akan bisa dinikmati oleh penikmat makanan khas Jepang hingga awal 2021.

Pilihan menu teranyar ini, terdiri dari daging karubi (kalbi) alias irisan tipis daging iga tanpa tulang yang sudah dibumbui dengan saus pedas.

Saat disajikan, potongan daging karubi dengan bumbu berwarna merah ini diberi taburan bawang putih yang membuat rasanya lebih gurih. Tanpa dicocol dengan pilihan saus yang tersedia –soyu, miso atau bawang putih– pun rasanya sudah terasa pas.

“Tingkat kepedasannya sampai 50 level dibandingkan biasanya,” kata Marketing PT. Inovasi Kuliner Indonesia, yang membawahi brand restoran Yakiniku Like, Dwi Kurdianto di Grand Indonesia, Jakarta,.

Menu daging pedas ini adalah yang pertama diluncurkan di Indonesia yang masyarakatnya rata-rata menyukai masakan pedas. Untuk pencinta makanan yang membakar lidah, rasa pedas dari spicy karubi tergolong ramah.

Selain pedas, ada cita rasa manis dan gurih yang cocok ketika dipadukan dengan nasi putih yang pulen. Kepedasannya berbeda dengan pilihan menu chicken sambal, ayam dilapis sambal geprek khusus yang pedasnya lebih menonjok.

Masih kurang pedas? Set menu ini dilengkapi juga dengan tambahan potongan bawang putih serta sambal yang bisa membuat mata terbelalak.

Menu terbaru bisa dinikmati dengan harga Rp65.000 untuk daging sebanyak 100 gram, sudah termasuk nasi, sup juga pilihan kimchi/ salad/ karaage. Tersedia juga porsi daging yang lebih banyak, 200 gram dan 300 gram.

“Menu ini hanya akan ada sampai awal 2021 karena restoran Jepang biasanya memang punya menu-menu musiman. Tapi kalau banyak yang minat, akan diperpanjang,” tambahnya. (ara/aji)

SARE/studio Kenalkan Koleksi Terbaru Piyama Work-At-Home

JAKARTA, Lingkar.co – SARE/ studio memperkenalkan, konsep Work-At-Home untuk koleksi terbarunya.  Di mana fungsi baju tidur ditingkatkan menjadi busana yang bisa dikenakan pada berbagai kegiatan seperti bekerja, belajar dan aktivitas lainnya.

SARE/ studio yang telah hadir sejak lima tahun lalu, menjadi pendobrak bahwa baju tidur juga bisa multifungsi dan tetap nyaman untuk digunakan pada berbagai kegiatan.

“Setelah melewati hampir satu tahun melewati masa pandemi dan berkegiatan di rumah, kami menyadari bahwa bekerja mengenakan piyama menjadi sebuah tren dan kebiasaan baru. Karena itulah SARE/ studio memperkenalkan ideologi Work-At-Home wear, di mana koleksi kami membawa kenyamanan ketika beraktivitas di rumah,” kata Cempaka Asriani selaku Co-Founder & CEO SARE/ studio.

Cempaka mengatakan, bahwa SARE/ studio ingin menampilkan sisi autentiknya dengan menghadirkan produk yang memiliki nilai, kualitas dan ketahanan. Terlebih saat ini masyarakat semakin kritis dalam membeli busana, bahkan sebisa mungkin tahan untuk jangka waktu yang lama.

“Mereka mencari kualitas yang lebih baik serta model yang timeless sehingga baju dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih panjang dan tidak terbatas di tren tertentu saja. Selain itu pelanggan juga mulai lebih memilih untuk membeli dari merek lokal yang menyuarakan transparansi, nilai etikal dan berkelanjutan,” ujar Cempaka.

Lanjutnya, SARE/ studio pun bekerja sama dengan merek serat LENZING™ ECOVERO™ untuk menghadirkan pakaian rumah yang nyaman untuk semua umur serta bahan yang ramah lingkungan. Selain itu, SARE/ studio juga tahun ini membuat motif sendiri sehingga lebih eksklusif.

“Melalui terobosan ini kami berharap SARE/ studio dapat memberikan makna baru bahwa piyama atau pakaian rumah dapat mendukung aktivitas Work-at-Home dan bukan hanya memberikan kenyamanan fisik, tetapi juga kenyamanan hati dan pikiran karena menggunakan pakaian dari material yang ramah lingkungan,” imbuhnya.

Kerja sama ini, menjadi inovasi terbaru SARE/ studio untuk menciptakan pakaian rumah berkualitas tinggi dengan harga yang cukup terjangkau. Selain versatile dan tahan lama, koleksi SARE/ studio juga mengusung fashion-forward yang menjadikan koleksi lounge dan sleepwear lansirannya hadir dengan konsep affordable luxury. (aji)

Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Peningkatan penjualan yang sangat signifikan untuk small MPV PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Xpander sepertinya bakal berpengaruh terhadap model lain pabrikan berlambang tiga berlian ini.

Pasalnya, beredar rencana untuk mengejar produksi pesaing Toyota Avanza ini, Pajero Sport bakal kembali berstatus impor alias CBU.

Menurut Direktur of Sales & Marketing Division PT MMKSI, Irwan Kuncoro, hingga saat ini Pajero Sport masih diproduksi di Indonesia.

Jadi, kalaupun dikaitkan dengan rencana ada impor itu, sebetulnya itu rencana untuk sementara, karena itu bagian dari peningkatan kapasitas untuk Xpander,” jelas Irwan di sela-sela media gathering, di bilangan Jakarta Pusat, belum lama ini.

Lanjut Irwan, rencana status Pajero Sport yang kembali impor memang belum terealisasi. Dan berbicara sampai kapan, memang harus dilihat dahulu, kapan waktu mulainya, karena hingga saat ini memang belum dilaksanakan (impor Pajero Sport).

Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?

Setelah pecinta otomotif dihebohkan dengan bocoran Toyota Avanza baru, kini muncul gambar yang disinyalir sebagai Nissan Livina anyar.

Gambar tersebut, beredar luas di media sosial dan juga grup aplikasi percakapan elektronik.

Dilihat dari gambar yang beredar, Nissan Livina baru ini memperlihatkan wajah depan yang cukup jelas.

Jika diperhatikan, muka low multi purpose vehicle (LMVP) andalan PT Nissan Motor Indonesia (NMI) ini mirip dengan salah satu sport utility vehicle (SUV) yang cukup populer, X-Trail.

“New Livina pesan sekarang, hanya di Nissan Datsun Sunter,” tulis keterangan sebagai caption dalam foto yang beredar terebut.

Mencoba mengkonfirmasi kepada pihak NMI, melalui Head of Communicationnya, Hana Maharani enggan berkomentar terkait foto yang beredar tersebut.

Aliansi Nissan-Mitsubishi Luncurkan Livina Versi Mungil

Nissan meluncurkan Nissan Livina berbasis Xpander beberapa waktu lalu di Indonesia. Di Jepang, aliansi Nissan-Mitsubishi meluncurkan empat mobil jenis Kei car baru.

Beberapa kendaraan di antaranya: Nissan Dayz, Nissan Dayz Highway Star, Mitsubishi eK Wagon dan Mitsubishi eK X. Bentuknya sangat mirip dengan Livina dan Xpander.

Nah, produksi mobil mini ini, ditangani oleh perusahaan patungan, NMKV. Dan mereka siap melakukan produksi di Pabrik Mizushima Mitsubishi di Kurashiki, Jepang.

Sebetulnya, kerja bareng antara Nissan dengan Mitsubishi meluncurkan Kei car terjalin pada 2013. Lalu terjadi peningkatan kolaborasi bisnis, sejak keduanya menjadi mitra aliansi pada 2016.

Untuk pertama kalinya, Kei car Nissan dan Mitsubishi siap menawarkan teknologi mengemudi semi-otonom. Kemampuan yang dirancang untuk penggunaan jalur tunggal di jalan raya.

Video: Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

Daihatsu Terios pertama kali terjun ke pasar Tanah Air 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sadar kalau persaingan mulai ketat, maka PT ADM meluncurkan model terbarunya pada November 2017 lalu dengan ubahan yang signifikan.

Menariknya meskipun eksterior, interior berubah total dan berbagai fitur canggih sudah tertanam pada All New Terios harga jualnya masih sama dengan versi sebelumnya.

Seperti diketahui, Terios baru ini sudah dibekali fitur smart keyless, vehicle stability control, around view monitor, dan Hill Start Assist.

Sementara untuk dapur pacunya, Terios baru ini juga memiliki mesin baru yang sama dengan mesin Toyota Avanza yakni, 2NR-VE berkapasitas 1.500 cc yang dapat menyemburkan tenaga 104 daya kuda dan torsi 135 newton meter, dengan pilihan transmisi matik konvensional 4-percepatan dan manual 5-percepatan.