Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Laksanakan Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Bagi Siswa

DIBUKA: Seorang siswa sedang mendapatkan vaksinasi Covid-19 usai Bupati Kabupaten Kudus, H.M Hartopo resmi membuka acara Pencanangan vaksinasi Covid-19 dilakukan di SMP 2 Jati Kudus, Senin (30/8/21). (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)
DIBUKA: Seorang siswa sedang mendapatkan vaksinasi Covid-19 usai Bupati Kabupaten Kudus, H.M Hartopo resmi membuka acara Pencanangan vaksinasi Covid-19 dilakukan di SMP 2 Jati Kudus, Senin (30/8/21). (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)

KUDUS, JAWA TENGAH, Lingkar.co – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus melaksanakan pencanangan vaksinasi Covid-19 bagi siswa usia 12-17 tahun, yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (PemKab) Kudus dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga.

Pencanangan vaksinasi Covid-19 berada di SMP 2 Jati Kudus, dan nsecara resmi Bupati Kudus HM Hartopo membuka acara tersebut pada Senin (30/8).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus melalui Kepala Seksi Surveillance dan Imunisasi Aniq Fuad mengatakan vaksinasi kloter pertama pihaknya lakukan di tiga sekolah yaitu di SMP 1 Kudus, SMP 2 Jati, dan SMA 1 Kudus.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

“Hari ini, kloter pertama, di SMP 1 Kudus mendapatkan 266 vaksin. Sedangkan untuk SMP 2 Jati 260 vaksin, dan SMA 1 Kudus sebanyak 387 vaksin,” katanya.

Mengingat bahwa ketersediaan vaksin sangat terbatas, vaksinasi untuk siswa usia 12-17 tahun akan melakukannya secara bertahap.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Baca juga:
Gus Yasin Dukung Gerakan Budaya Literasi

Aniq menjelaskan, minggu ini akan mencanangkan vaksinasi di empat kecamatan yaitu di Kecamatan Jati, Kecamatan Kota, Kecamatan Gebog, dan Kecamatan Dawe.

Png-20230831-120408-0000

“Vaksinasi untuk siswa sudah dijadwalkan, untuk teknisnya bekerja sama dengan Disdikpora dan Faskes yang ada baik Puskesmas, Rumah Sakit maupun Klinik,” imbuhnya.

Vaksinasi 100 Persen, Tingkatkan Herd Immunity Siswa

Dari pelaksanaan pencanangan vaksinasi bagi siswa ini, Aniq berharap siswa remaja usia 12-17 tahun bisa tervaksin 100 persen.

“Jika bisa tervaksin 100 persen, maka herd immunity wilayah akan meningkat, sehingga meminimalisir lonjakan kasus Covid-19,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo menghimbau untuk para siswa agar tetap melakukan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi.

Baca juga:
Mutasi Jabatan Rawan Gratifikasi

“Vaksin bukan obat. Vaksin hanya membantu membentuk antibodi dalam tubuh agar dihindarkan dari penyakit. Jadi siswa harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan melakukan 5M,” tutupnya.

Penulis: Alifia Elsa Maulida

Editor: Galuh Sekar Kinanthi

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *