Dua Periode Jadi Gubernur, Ganjar Ungkap Berkah Mbah Munif Girikusumo

Ganjar Pranowo saat bersilaturahmi ke kediaman KH. Ahmad Munif Zuhri (Mbah Munif) Girikusumo, Demak. Foto: istimewa

Lingkar.co – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan peran ulama kharismatik pengasuh PP Girikusumo, KH Ahmad Munif Zuhri atau akrab disapa Mbah Munif. Menurut Ganjar, Mbah Munif merupakan sosok yang memberikan keberkahan tersendiri hingga dirinya bisa menjadi gubernur 2 periode di Jawa Tengah.

Usai pertemuan di kediaman Mbah Munif, Ganjar mengatakan kedatangannya tak lain untuk silaturahmi dan berpamitan dengan Mbah Munif. Sebab, sejak kali pertama bertemu pada 2013, Mbah Munif senantiasa mendampinginya dan berdiskusi banyak hal.

“Setelah itu saya sering sowan, diskusi, setelah itu saya jadi gubernur sampai dua periode. Bahkan beliau menginisiasi pertemuan-pertemuan kebangsaan membahas banyak hal, ada halaqoh-halaqoh yang dibikin berkeliling,” katanya.

Bakal Capres PDIP ini mengatakan, tak hanya berpamitan karena telah purnatugas sebagai gubernur saja. Dalam kesempatan itu Ganjar juga meminta doa untuk melanjutkan ke tugas berikutnya.

“Nah saya tadi nyuwun pamit lah sama beliau, sekaligus nyuwun doa setelah tugas saya (Jawa Tengah) saya ingin melanjutkan tugas berikutnya,” ucapnya.

Png-20230831-120408-0000

Sebelumnya, Ganjar tiba di komplek Ponpes Girikusumo sekitar pukul 12.30 WIB. Mbah Munif yang tak lain juga Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jateng telah menanti di depan pesantren. Ia langsung menyambut gubernur rambut putih dengan merangkul dan tak melepaskan genggaman tangannya.

“Mbah pripun kabare, sehat-sehat nggih,” ucap Ganjar.

Gubernur Jateng dua periode itu juga menyapa para santri yang berbaris rapi menyambutnya. Ketika masuk di kediaman, Ganjar langsung gembira lantaran kerinduannya terbayar.

“Wah niki mpun tak kangeni Mbah,” ucap Ganjar sambil menunjuk sambal terong.

Setelah santap siang bersama, keduanya berbincang cukup lama. Sesekali Mbah Munif tertawa saat mendengar ucapan politisi PDIP inj.

Pun sebaliknya. Di penghujung pertemuan, Mbah Munif tampak menyentuh lutut Ganjar yang duduk bersila sembari memimpin doa dengan khusyuk. Sesekali, dia tampak menyeka matanya dengan tisu dan surban yang disampirkan di pundaknya.

Sementara itu, Mbah Munif yang tampak masih menyeka mata saat menghantarkan Ganjar menuju mobil tak banyak berkomentar ketika ditanyai awak media soal pesannya untuk Ganjar.

Bahkan hanya memberikan teka-teki, “Ini pesan saya,” ucap Mbah Munif sembari merangkul lengan dan bahu Ganjar Pranowo. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *