Evaluasi Pemilu 2024, PKB Kota Semarang Bidik Tambahan Kursi DPRD

Ketua DPC PKB Kota Semarang, Muhammad Mahsun. (dok Alan Henry)
Ketua DPC PKB Kota Semarang, Muhammad Mahsun. (dok Alan Henry)

Lingkar.co – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Semarang mulai melakukan evaluasi hasil Pemilu 2024 sebagai bagian dari persiapan menghadapi pemilu mendatang.

Ketua DPC PKB Kota Semarang, Muhammad Mahsun, mengatakan evaluasi dilakukan untuk memetakan peluang penambahan kursi DPRD, khususnya di daerah pemilihan (dapil) yang dinilai masih memiliki potensi besar.

“Pada Pemilu 2024 kemarin, PKB Kota Semarang memperoleh delapan kursi DPRD. Secara perhitungan internal hasil itu sudah sesuai, tapi sebenarnya ada beberapa dapil yang peluangnya sangat terbuka,” ujar Mahsun, Selasa (20/1/2026).

Ia menyebutkan, dapil Semarang Barat dan Semarang Selatan menjadi perhatian khusus partainya. Pasalnya, selisih suara di dua wilayah tersebut terbilang tipis untuk meraih satu kursi tambahan.

“Ini jadi catatan penting bagi kami untuk memperkuat kerja politik, khususnya di wilayah perkotaan,” katanya.

Mahsun mengakui, selama ini basis pemilih PKB masih lebih kuat di wilayah pedesaan. Sementara itu, persaingan di kawasan perkotaan dinilai lebih ketat dan membutuhkan strategi serta pendekatan politik yang berbeda.
Ia juga menyinggung dinamika politik pada Pemilu 2024, di mana hampir seluruh partai politik berada dalam satu barisan dukungan.

“Situasi itu menunjukkan bahwa dukungan partai saja tidak cukup. Harus ada figur yang kuat dan mesin partai yang benar-benar bekerja,” tegasnya.

Ke depan, PKB Kota Semarang juga akan memberi perhatian serius pada penguatan peran fraksi di DPRD. Menurut Mahsun, kinerja anggota dewan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik.

“Kinerja anggota dewan sangat berpengaruh untuk membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, PKB Kota Semarang akan terus meningkatkan pengenalan partai di tengah masyarakat sebagai bagian dari strategi jangka panjang menghadapi pemilu berikutnya. ***