Ganjar Pranowo Dorong Pemda Segera Sosialisasikan Vaksinasi Anak

Gubernur Jawa tengah, ganjar Pranowo
Gubernur Jawa tengah, ganjar Pranowo

SEMARANG, Lingkar.co – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah yang telah memenuhi persyaratan untuk segera melakukan sosialisasi vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun kepada wali murid, komite, atau sekolah.

Mengutip dari Antara, “Persiapan vaksinasi anak yang usianya 6-11 sudah ada petunjuknya, maka sekarang kami minta sosialisasi di lakukan oleh bupati/wali kota kepada wali murid. Saya kira melalui komite, sekolah ini sangat bagus dan waktunya bisa mulai besok,” ucapnya di Semarang, Senihn (13/12/2021).

Ganjar mengungkapkan hingga saat ini Jawa Tengah belum menerima kiriman vaksin khusus anak dari pemerintahan pusat.

Baca Juga :
Cegah Penyebaran Virus, Khadziq Imbau Warganya di Perantauan Tidak Mudik

“Maka beberapa vaksin yang kemarin belum di ambil oleh kabupaten/kota saya minta untuk diambil hari ini, kalau tidak besok kita suntikan kepada anak-anak sebagai uji coba dan sosialisasi sudah segera kita mulai setelah rapat kita hari ini”, ujarnya

Ganjar menyambut baik adanya Instruksi Mendagri Nomor 66 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 pada saat natal dan tahun baru.

Terkait dengan itu, untuk anak usia 6-11 tahun baru bisa di lakukan di daerah yang sudah melakukan vaksinasi dosis pertama 70 persen dan vaksinasi lansia 60 persen.

Daerah di Jawa Tengah Yang Belum Selesai Vaksinasi

Ganjar menyebut hampir semua daerah yang ada di Jawa Tengah sudah memenuhi syarat.

“Saat ini hanya tinggal tiga daerah yang menjadi perhatian, yakni Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Tegal”, jelasnya.

Menurut Ganjar, agar vaksinasi ini berjalan dengan cepat ada beberapa strategi yang bisa di gunakan oleh daerah yakni dengan menggandeng banyak pihak seperti, TNI, Polri, dan juga sukarelawan untuk membuka sentra vaksinasi.

Ganjar juga mengingatkan sejumlah daerah yang stok vaksin COVID-19 sudah mendekati masa kadaluarsa agar cepat di suntikan.

“Kami tidak mau kecolongan seperti dulu sehingga vaksinnya gak kepakai, namun ada beberapa yang mestinya selesai minggu ini, kecil-kecil menurut saya bisa diselesaikan dengan cepat disuntikan hari ini juga akan selesai”, katanya.

Penulis : Kharen Puja Risma

Editor : Muhammad Nurseha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.