Harga Biskuit Naik Seribu Rupiah, Begini Reaksi Wakil Ketua II DPRD Pati

  • Bagikan
DPRD Pati Hardi
Wakil Ketua DPRD Pati H. Hardi (Dok. LMG/Lingkar.co)

PATI, Lingkar.co – Baru-baru ini, Wakil Ketua II DPRD Pati, H. Hardi membeli biskuit dan menyadari bahwa biskuit yang ia beli sudah mengalami kenaikan Rp1.000 (seribu rupiah). Menyadari hal itu, politisi dari partai Gerinda ini pun memprediksi sejumlah harga bahan pokok akan ikut naik. Karena itu, ia berharap program Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng dari pemerintah bisa sedikit mengurangi beban masyarakat.

“Saat ini memang belum direalisasikan (BLT minyak goreng), kemungkinan pertengahan April ini. Saat ini belum direalisasikan. Terlebih harga-harga bahan pokok mulai naik semua menjelang hari raya Idul Fitri. Kemarin saja saya beli biskuit naik Rp26.000 dari harga sebelumnya Rp25.000,” kata H. Hardi yang hafal betul harga biskuit kesukaannya.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

DPRD Pati Mengaku Belum Ada Surat Edaran BSU bagi Karyawan

Karena itu, ia sangat mendukung adanya kebijakan pemerintah yang bisa meringankan beban masyarakat seperti BLT minyak goreng. Akan tetapi, ia juga mewanti-wanti agar penyaluran BLT minyak goreng dapat tepat sasaran. Mengingat dalam penyaluran BLT sembako, masih banyak golongan menengah ke atas yang menerima bantuan. Sementara yang menengah ke bawah malah tidak kebagian.

“Seperti yang Menteri Sosial sampaikan terkait pemberian BLT minyak goreng itu, saya sangat mendukung. Tapi BLT sebelumnya tidak merata, yang dapat orang-orang itu saja, justru yang mampu. Jadi, masyarakat kelas menengah ke atas tolong jangan mengharapkan itu (BLT). Orang miskin-lah yang harus kita pikirkan,” pesannya.

Wakil Ketua DPRD Pati Kritisi Kenaikan PPN di Masa Pandemi

Ia berpendapat, kenaikan harga minyak goreng imbas dari pencabutan subsidi pemerintah sangat memberatkan masyarakat kelas menengah ke bawah. Ditambah juga kenaikan berbagai harga bahan pokok menjelang hari raya Idul Fitri. Oleh karena itu, sebagai salah satu pimpinan dewan, Hardi berharap penerima bantuan minyak goreng ini adalah masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkarjateng.id)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.