Hibur Pasien Covid-19 di Semarang, Mahasiswa dan Seniman Kangen Berpentas

Pertunjukan "Tamba Teka Lara Lunga" dalam rangka menghibur pasien Covid-19 di tempat isolasi terpusat BPSDMD Jateng, Senin (2/8/2021). FOTO: Dinda Rahmasari Tunggal Sukma/Lingkar.co
Pertunjukan "Tamba Teka Lara Lunga" dalam rangka menghibur pasien Covid-19 di tempat isolasi terpusat BPSDMD Jateng, Senin (2/8/2021). FOTO: Dinda Rahmasari Tunggal Sukma/Lingkar.co

SEMARANG, Lingkar.co – Mahasiswa dari empat kampus besar di Kota Semarang, menyambangi pasien Covid-19, di isolasi terpusat BPSDMD Jawa Tengah, Senin (2/8/2021). Kedatangan para mahasiswa itu, bertujuan hibur pasien Covid-19 yang tengah menjalani masa karantina, serta para tenaga kesahatan (nakes).

Mereka menggelar panggung bertajuk “Tamba Teka Lara Lunga”, dengan menyuguhkan permainan musik akustik, keroncongan, baca puisi, hingga lawak.

Secara bergantian, mahasiswa dari Grup Keroncong Angon Mbulan UIN Walisongo, Mahesa Band (UIN Walisongo), Teater Gema Universitas PGRI Semarang dan Teater Emka Universitas Diponegoro di isolasi terpusat BPSDMD Jawa Tengah, menyemarakkan acara.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Para pasien merasa terhibur ikut berjoget saat kelompok UKM Campursari Krida Laras Universitas Negeri Semarang, jadi pengiring pedangdut asal Semarang, Ressa Lawangsewu.

Baca Juga:
274 Warga Binaan Lapas Perempuan Semarang Vaksinasi Tahap Pertama

RINDU TAMPIL DI PANGGUNG

Ketua Teater Gema Universitas PGRI Semarang, Freshqi Destian, mengatakan, kegiatan di isolasi terpusat ini sangat berarti untuk mahasiswa dan pelaku kesenian, karena dapat hibur pasien Covid-19.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Mewakili teman-temannya, ia mengaku rindu tampil dari panggung ke panggung. Mengingat, kegiatan pagelaran kesenian tidak boleh selama pandemi.

Png-20230831-120408-0000

“Cukup menarik walaupun masih di tengah pandemi seperti ini. Teman-teman kampus, teman-teman pelaku teater masih diberi wadah sama Pak Gubernur,” ujarnya.

“Semoga bisa diadakan lebih sering lagi untuk kita berkreasi. Intinya kangen saja masa pentas,” ujarnya lagi.

Hal senada juga terucap dari Ressa Lawangsewu. Pedangdut asal Semarang ini, mengaku sangat rindu pentas di panggung.

“ Jujur saja saya kangen manggung outdoor seperti ini,” ujarnya.

“Ini pengalaman yang luar biasa. Ini baru pertama tampil langsung depan para pasien yang benar-benar positif,” ujarnya lagi.

INI KATA GUBERNUR JATENG

Hadir pula dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di isolasi terpusat BPSDMD Jawa Tengah . Ia sangat mengapresiasi mahasiswa yang menyalurkan kreativitasnya untuk menghibur para pasien dan nakes.

Ganjar berharap, aksi mahasiswa peduli Covid-19, bisa meluas ke seluruh daerah di Jateng tidak hanya di isolasi terpusat BPSDMD Jawa Tengah.

Menurutnya, mahasiswa bisa tetap eksis dan berkontribusi dengan cara-cara yang baik dan bermanfaat.

“Nah kalau tiap hari bisa dilakukan kegiatan-kegiatan hiburan begini tentu akan membantu. Saya berharap mahasiswa hari ini saatnya bergerak, riil membantu masyarakat yang sulit,” tuturnya. *

Penulis : Dinda Rahmasari Tunggal Sukma

Editor : M. Rain Daling

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *