Ikuti Pelatihan Calon Pelatih Penanganan Stunting, Tingkatkan Kualitas PAUD

FOKUS: Salah satu guru sedang mengikuti zoom metting Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Pelatihan Calon Pelatih (PCP). (MAULANA AINUL YAKIN/LINGKAR)
FOKUS: Salah satu guru sedang mengikuti zoom metting Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Pelatihan Calon Pelatih (PCP). (MAULANA AINUL YAKIN/LINGKAR)

KUDUS, Lingkar.co– Sejumlah guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Kudus mengikuti Pelatihan Calon Pelatih (PCP) Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang Tingkat Dasar Penanganan Stunting 2021.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Peserta sekaligus pengelola Kelompok Bermain (KB) Syamsa Auladina Sri Sofiatun mengatakan, tidak semua guru dan tenaga kependidikan yang ada di Kabupaten Kudus mengikuti diklat tersebut.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

“Ada 10 Kabupaten/ Kota dari Provinsi se Indonesia yang menjadi peserta diklat dan salah satunya Kabupaten Kudus. Sedangkan dari Kabupaten Kudus sebagai perwakilan Jawa Tengah (Jateng) yang mengikuti diklat hanya 20 orang. Terdiri dari 10 guru dan tenaga pendidik TK dan 10 guru dan tenaga pendidikan KB,” katanya.

Baca Juga:
Dukung Peserta Kursus Komputer dengan Fasilitas Lengkap dan Memadai

Sofiatun menjelaskan, penyelenggaraan diklat secara daring karena masih pandemi covid-19. Antara lain menggunakan aplikasi Zoom Metting dan Whatsapp Gurup (WAG). Acara tersebut berlangsung selama 11 hari mulai 21 April hingga 1 Mei 2021.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Untuk menjadi peserta diklat, guru dan tenaga kependidikan harus memenuhi kriteria tertentu. Selain itu, kegiatan tersebut berjuan untuk melatih para guru untuk menjadi pelatih pada diklat berjenjang selanjutnya.

Png-20230831-120408-0000

“Untuk kriteria peserta minimal S1 dan sudah mengikuti diklat berjenjang. Tujuannya mempersiapkan generasi pelatih untuk diklat yang akan datang,” ucapnya.

Sofiatun menambahkan, kegiatan tersebut berisikan materi-materi yang berisikan program percepaatan penurunan angka stunting. Stunting adalah kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya.

“Ada 11 materi. Salah satunya, konsep dasar PAUD, perkembangan anak usia dini, pengenalan anak berkebutuhan khusus, etika belajar, penyususnan pembelajaran dll,” ungkapnya.

Baca Juga:
Kembangkan Kreatifitas dan Logika Anak Melalui Kelas Coding

Kegiatan tersebut juga merupakan upaya meningkatkan performa dan kompetensi Guru PAUD. Harapannya, mampu menjawab tantangan kekinian masalah PAUD seperti pendidikan karakter dan pencegahan stunting.

Tak hanya itu, hasil pelatihan tersebut bisa bermanfaat dalam peningkatan kualitas PAUD. Khususnya memperluas akses guru PAUD mendapatkan pelatihan yang bermutu guna meningkatkan kompetensi guru, mutu layanan PAUD dan perkembangan Anak Usia Dini.(kin/lut)

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *