Jalan Alternatif Tawangmangu-Magetan Tertutup Longsor, Arus Lalin Terganggu

  • Bagikan
Proses pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan alternatif Tawangmangu-Magetan yang berada di Desa Gondosuli, Tawangmangu, Kamis (28/1/2021). (PUJOKO/LINGKAR.CO)
Proses pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan alternatif Tawangmangu-Magetan yang berada di Desa Gondosuli, Tawangmangu, Kamis (28/1/2021). (PUJOKO/LINGKAR.CO)

KARANGANYAR, Lingkar.co– Tanah longsor terjadi di jalan alternatif Tawangmangu-Magetan yang berada di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kamis (28/1/2021).

Material longsor berupa batu besar di tengah jalan menutupi badan jalan. Sehingga menganggu arus lalu lintas bagi pengendara yang lewat.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Camat Tawangmangu, Rusdiyanto mengatakan, tanah longsor terjadi akibat hujan sejak hari Rabu (27/1/2021) hingga Kamis (28/12021) dini hari.

“Longsor terjadi sekitar pukul 12 malam. Kami belum berani ke lokasi karena malam hari dan gelap. Baru tadi jam 7 pagi dilakukan pembersihan. Lokasinya di Panggonan Kopi di Gondosuli. Di lokasi itu, awal tahun kemarin juga terjadi longsor,’’ kata Rusdiyanto.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto menerangkan, pembersihan material longsor dilakukan oleh beberapa elemen masyarakat, mulai dari Damkar, BPBD, Perhutani, relawan, Forkompinca, Bina Marga serta ESDM Provinsi Jawa Tengah.

“Lokasi disitu memang beberapa kali terjadi longsor tahun 2019 dan 2020. Tahun 2019 itu bahkan sempat ada korban jiwa seorang anak kecil yang tertimpa material  longsoran,’’ ungkapnya

Sundoro menambahkan, rambu-rambu untuk peringatan rawan longsor di lokasi tersebut sebenarnya sudah cukup.

“Material tanah longsor sempat menutupi 60 persen badan jalan. Sekarang sudah 70 persen badan jalan bisa dilewati. Nanti siang sudah bisa steril. Tidak ada korban,’’ imbuh Sundoro.

Di sisi lain, jalan tembus Tawangmangu-Magetan tersebut merupakan jalan provinsi. Sehingga perbaikan untuk mengantisipasi peristiwa longsor di masa depan menjadi tanggung jawab Pemprov Jawa Tengah.

“BPBD akan berkoordinasi dengan ESDM Provinsi dan Bina Marga. Nanti akan dilaporkan kepada Pak Gubernur. Karena itu jalan provinsi,’’ ujar Sundoro.

Selain di Tawangmangu, dalam dua hari ini, terjadi longsor di Kecamatan Jatiyoso serta Ngargoyoso. Petugas BPBD Karanganyar tengah berada di  dua lokasi longsor itu untuk mengecek kondisi longsor. (jok/aji)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.