Kadarlusman Minta Pengamanan Puncak Perayaan Hari Paskah Diperketat

Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman
Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman

SEMARANG, Lingkar.co – Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman menyampaikan rasa prihatinnya terkait peristiwa bom bunuh diri di depan halaman Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/03). Pria yang juga menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Semarang itu meminta pengetatan pengamanan saat puncak perayaan Hari Paskah Mminggu (4/4/2021).

Pilus, sapaan akrabnya menghimbau  kepada seluruh masyarakat Kota Semarang untuk bisa  mewaspadai orang-orang yang tidak dikenal. Menurutnya, jika terdapat sesuatu yang mencurigakan, masyarakat harus segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat.

Baca Juga:
Sosok Polisi Nyentrik Aiptu Janadi Meninggal Dunia, Begini Kesannya Menurut Anggota DPRD Kota Semarang

“Sebagai wakil rakyat prihatin dengan kejadian di Makassar. Semoga di Semarang tidak terjadi. Harapan saya semua masyarakat harus waspada mengantisipasi. Paling tidak di lingkungan kita masing-masing,” ujar Kadarlusman.

Pilus mengatakan, DPRD Kota Semarang mendorong aparat kepolisian, TNI, hingga ormas-ormas yang ada untuk mengamankan peringatan hari besar umat Nasrani tersebut. Mengingat sebelumnya Wali Kota Semarang sudah memperbolehkan kegiataan keagamaan secara luring.

Baca Juga:
Korban Bom di Gereja Katedral Makassar Bertambah Jadi 20 Orang

“Dengan kejadian itu Insyaallah akan kita tingkatkan komunikasi pergerakan bersama dari semua komunitas maupun TNI Polri yang ada di kota untuk ikut menjaga keamanan,” imbuhnya.

Ia juga meminta kepada seluruh pihak untuk saling menghormati umat yang sedang melaksanakan pelaksanaan ibadah. Sehingga kejadian seperti itu tidak akan terulang kembali. Mengingat Indonesia merupakan negara yang majemuk, memiliki beragam etnis, suku, agama, dan budaya. Oleh karenanya toleransi harus dijunjung kuat agar tercipta kedamaian.

Png-20230831-120408-0000

“Kita senang saling mengingatkan supaya bisa menjaga kota kita tercinta ini dalam kegiatan keagamaan apapun. Semuanya tujuannya satu untuk menghadap Tuhan,” pungkasnya.(nda/lut)

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *