KPU Kendal Mulai Terima Logistik Pemilu

KPU Kendal Mulai Terima Logistik Pemilu . Foto: wahyudi

Lingkar.co – Hari ini, Kamis (30/12/2023), Komisi Pemilihan Umum !KPU) Kabupaten Kendal mulai menerima pengiriman logistik. Pada tahap ini logistik yang diterima antara lain tinta, bilik suara, alat tulis kantor (ATK), label, kabel ties dan kotak suara.

Sekretaris KPU Kendal, Zen Ikhsan mengatakan, belum semua kotak suara ia terima. Saat ini ada 3.075 kotak suara dalam pengiriman tahap pertama.

“Sudah ada beberapa yang sudah dikirim seratus persen, namun banyak yang belum lengkap, kotak suara hari ini kami mendapatkan pengiriman pertama,” ujarnya.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Ia menyebut, saat ini yang sudah diterima 100 persen yakni, tinta sebanyak 6.952 botol, bilik suara 13.964 buah, tanda pengenal sebanyak 1.025.676 buah, kertas label 34.310.000 lembar, kabel segel atau kabel ties sebanyak 90.310.000 buah dan alat tulis kantor sebanyak 42.302.000 buah.
Selain kotak suara, kata dia, ada beberapa yang juga baru sebagian didistribusikan. Diantaranya bolpoin, gelang karet, plastik tempat bilik, kotak suara, peralatan coblos seperti paku busa dan lain sebagainya.

“Yang intinya saat ini masih dalam tahap pengiriman diperkirakan akhir Desember sudah mulai lengkap,” urainya.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Sedangkan untuk surat suara, lanjutnya, baru tanggal 27 Desember mulai dicetak. Sehingga belum bisa didistribusikan saat ini.

Png-20230831-120408-0000

Untuk sementara, katanya, semua logistik ditampung di gudang KPU yang berada di desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh, Kendal.

Ia juga menyebut, rencana untuk pelipatan surat suara akan dilaksanakan di gedung asrama haji yang ada di Kelurahan Bugangin Kendal atau sekitar satu kilometer dari kantor KPU Kendal.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kendal, Mukhamad Bahrul Amik mengatakan, pihaknya belum menemukan kerusakan atau ketidaksesuaian saat mengawasi pengiriman logistik di gudang KPUd Kendal.

“Selama ini kami belum menemukan kerusakan atau ketidaksesuaian, karena belum dihitung dan dibongkar semua,” ujarnya.

Karena belum dilakukan pengecekan secara terperinci, lanjutnya, sehingga masih dalam kotak segel maupun dalam kemasan dari percetakan maupun pemenang tender.

“Nanti kalau sudah mulai di bongkar dan dikemas per kecamatan maupun TPS baru kelihatan ada yang rusak atau tidak,” pungkasnya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *