Libur Lebaran 2023, Semarang Zoo Gaet 60.000 Pengunjung

Lingkar.co – Taman Satwa Kota Semarang atau Semarang Zoo berhasil menggaet lebih dari 60.000 pengunjung selama masa libur lebaran 2023.

Menurut Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin, angka tersebut mengalami kenaikan dari masa libur lebaran sebelum pandemi Covid-19 melanda.

“Perolehan ini melebihi yang kita targetkan, yaitu melebihi pengunjung sebelum pandemi,” kata Awalun di ruang kerjanya, Sabtu (6/5/2023).

Ia beberkan, dari data pengunjung tiap masa libur lebaran, ia taksir mampu menggaet pengunjung rata-rata 6000-7000 per hari.

Selain itu, pihaknya juga mempertimbangkan inflasi harga pasar dengan kemampuan masyarakat. Oleh karena itu ia targetkan secara realistis 8.000 pengunjung per hari.

“Kita targetkan kunjungan pada libur lebaran 2023 pada kisaran 6000-7000 pengunjung tiap hari. Hasilnya bagus, flat, stabil ada 8000an pengunjung tiap hari,” bebernya.

Png-20230831-120408-0000

Dari taksiran harian tersebut, maka target total kunjungan pada kisaran 40.000 pengunjung selama libur hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Angka tersebut mengacu dari rata-rata jumlah kunjungan libur lebaran sebelum pandemi yang tidak lebih dari 50.000 pengunjung.

Libur Lebaran 2023, Semarang Zoo Gaet 60.000 Pengunjung
Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin. Foto: Rifqi/Lingkar.co

“Alhamdulillah, jumlah total kunjungan hampir 60.000 pengunjung selama libur lebaran tahun ini,” tuturnya.

Secara statistik, lanjutnya, kunjungan wisatawan Semarang Zoo pada momen hari raya umat Islam ini juga lebih baik dari sebelumnya yang mengalami lonjakan dan penurunan secara drastis.

“Kalau dilihat dari kunjungan harian lebih baik karena stabil di angka 8000an, berbeda dengan sebelumnya, ada lonjakan dan penurunan,” urainya.

Menurutnya, hasil tersebut tidak lepas dari adanya perbaikan fasilitas secara terus-menerus.

Salah satunya pengelompokan satwa dan pembuatan satu jalur akses jalan.

“Adanya satu jalur ini efektif memecah kerumunan pengunjung,” ujarnya.

Ia menilai, perbaikan dam pengelompokan satwa dari jenis herbivora dan aves membuat pengunjung lebih mudah untuk menuju lokasi yang diinginkan.

Di sisi lain, sambungnya, adanya berbagai even pasca kembali dibuka dalam masa PPKM juga sedikit banyak berpengaruh pada kunjungan.

“Mereka yang sudah pernah datang setelah adanya perbaikan, tentunya juga tidak ragu mengajak saudara yang mudik untuk liburan di Semarang Zoo,” ungkapnya.

Bahkan, program televisi swasta, artis dan youtuber pecinta satwa pun tertarik mengambil konten di Semarang Zoo.

Oleh karena itu, dirinya juga mengapresiasi peran pewarta dalam mendukung iklim pariwisata di Semarang.

Menurutnya, pemberitaan yang ada cukup efektif memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Sebelum libur lebaran, para wartawan sudah banyak yang datang untuk wawancara. Pada momen tertentu juga banyak yang meliput. Peran media ini sangat luar biasa, dan kami juga tentunya sangat berterima kasih,” ucapnya.

“Warga bisa dengan mudah mencari informasi terkait perkembangan Semarang Zoo lewat gadget sebelum libur lebaran,” pungkasnya. (*)
Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *