Malam Pergantian Tahun Tanpa Pesta Kembang Api, Pemkab Kendal Ajak Doa Bersama dan Galang Donasi untuk Sumatra dan Aceh

Kantor Bupati Kendal. Foto: Yoedhi/Lingkar.co
Kantor Bupati Kendal. Foto: Yoedhi/Lingkar.co

Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten Kendal tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun. Perayaan Tahun Baru 2026 akan diisi dengan doa bersama dan hiburan sederhana yang dirangkai dengan penggalangan dana bagi korban bencana alam di Sumatra dan Aceh.

Malam pergantian tahun di Kabupaten Kendal tahun ini berlangsung lebih khidmat. Jika sebelumnya identik dengan kemeriahan kembang api dan hiburan besar, Pemkab Kendal memutuskan untuk meniadakan seluruh aktivitas penyalaan kembang api.

Kebijakan tersebut merupakan bentuk kepatuhan terhadap imbauan Kapolri melalui Kapolres Kendal, sekaligus sebagai wujud empati dan solidaritas kepada masyarakat di Aceh dan Sumatra yang tengah terdampak bencana alam.

Sebagai pengganti pesta kembang api, Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar doa bersama yang dilaksanakan di dua lokasi. Lokasi pertama berada di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, yang diikuti oleh Bupati Kendal, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta masyarakat.

Kedua, doa bersama bakal digelar di Stadion Utama Kendal bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Bupati Kendal, dan masyarakat umum. Kegiatan di stadion tersebut dirangkai dengan penggalangan dana bagi korban bencana di Aceh dan Sumatra, serta diiringi hiburan musik dangdut.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid, menyampaikan bahwa meskipun tanpa pesta kembang api, masyarakat tetap dapat merayakan malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih bermakna.

“Untuk malam pergantian tahun tetap ada kegiatan doa bersama dan penggalangan dana bagi korban bencana alam di Aceh dan Sumatra. Namun, sesuai arahan Kapolres dan Kapolri, pesta kembang api ditiadakan. Bahkan hingga saat ini seluruh objek wisata di Kendal juga tidak mengajukan izin pesta kembang api,” ujar Ircham. Senin (29/12/25) saat meninjau lokasi di stadion utama.

Ia berharap semua pihak dapat memahami kondisi saat ini. Masyarakat diharapkan tetap dapat merayakan malam Tahun Baru dengan aman, tertib, dan penuh makna, dengan mengisi pergantian tahun melalui doa bersama dan kepedulian terhadap sesama.

Perayaan sederhana ini diharapkan menjadi momentum refleksi dan solidaritas, tanpa mengurangi kebersamaan dan kegembiraan dalam menyambut Tahun Baru. (*)

Penulis: Yoedhi W