Maling Nekat Gasak Emas di Rumah Warga saat Siang Bolong

  • Bagikan
NAHAS: Suasana luar rumah korban pencurian di Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar (17/3/2021).(ISTIMEWA/LINGKAR.CO)
NAHAS: Suasana luar rumah korban pencurian di Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar (17/3/2021).(ISTIMEWA/LINGKAR.CO)

KARANGANYAR, Lingkar.co –  Nasib pencurian nahas menimpa Totok Mardianto (41) di RT 05/RW IV Dukuh Kebak Lor, Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar Rabu (17/3/2021). Karena, maling mencuri sejumlah barang berharga milik Totok, antara lain emas dan handphone.

“Pencuri menggasak gelang seberat 22 gram, kalung 10 gram serta cincin seberat 3 gram. Modus yang pelaku lakukan adalah Pelaku masuk melalui pintu depan ketika rumah sepi,” ujar Kasubbag Humas Polres Karamganyar, Iptu Agung Purwoko.

Ads Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

Mengenai kronologis kejadian pencurian di Karanganyar tersebut, Iptu Agung Purwoko menjelaskan, sekitar pukul 10.00 WIB, korban mengambil dompet dari dalam tas hitam miliknya. Tas tersebut juga menjadi tempat penyimpanan perhiasan milik istrinya.

“Korban lalu meletakkan tas itu di atas kasur yang berada di kamar tidur. Kemudian korban rebahan di depan TV di ruang keluarga. Sedangkan korban meletakkan HP miliknya di samping kiri korban,” ungkapnya.

Korban akhirnya tertidur. Saat korban bangun tidur sekitar jam 11.30 WIB, mendapati HP miliknya sudah tidak ada. Kemudian korban mencoba menghubungi, namun tidak aktif. Korban sempat bertanya kepada dua anak kecil yang sedang bermain di depan rumahnya.

“Dua saksi itu mengira orang tidak dikenal yang masuk rumah tersebut adalah tamu atau teman korban,” kata Iptu Agung.

Mengetahui hal tersebut, korban masuk ke dalam rumah lagi untuk memeriksa kamar. Tas hitam milik korban masih ada, namun dalam kondisi terbuka.

Setelah ia mengecek perhiasan milik istrinya berupa kalung, gelang dan cincin sudah hilang. Dalam peristiwa ini, petugas membawa barang bukti berupa tas srempang warna hitam serta box Handphone merk VIVO Y91. “Kerugian diperkirakan senilai Rp. 11.700.000,00,” ujar Iptu Agung Purwoko.(jok/lut) 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.