Modus Ajarkan Praktek Wudhu, Oknum Warga Blora di Pekalongan diduga Lakukan Pencabulan 

Lingkar.co – Dengan modus ajarkan praktik wudhu, seorang oknum guru ngaji berinisial S (52) warga kabupaten Blora, Jawa Tengah diduga melakukan pencabulan terhadap muridnya di Kabupaten Pekalongan.

Berdasarkan, informasi yang di himpun lingkar.co ini, dari akun media sosial Facebook @Pekalongan Info, pada kamis (18/2023) sore.

Pelaku merupakan warga asli dari Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang telah menikah dengan warga asli Pekalongan. Dan saat ini juga pelaku tengah diserahkan ke Polres Pekalongan guna pemeriksaan lebih lanjut.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Terungkapnya kasus tersebut berdasarkan penuturan dari salah satu korban yang mendapatkan surat ajakan makan dari pelaku dengan iming-iming uang 50 ribu. 

Korban menolak dan membongkar kejadian tersebut kepada orang lain. Usai terbongkar, para korban lainnya juga turut bermunculan.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Berdasarkan pengakuan korban, mereka disuruh melepaskan hijabnya guna untuk pelatihan praktik wudhu. Namun bukannya wudhu, korban justru mendapatkan pelecehan dari pelaku. Dan korban juga mengaku diancam oleh pelaku untuk tidak membocorkan kasus tersebut. 

Png-20230831-120408-0000

Setelah terbongkar, pelaku akhirnya disidang oleh warga di balaidesa wilayah setempat dengan dihadiri para perangkat desa. 

Pelaku pun mengakui bahwa dirinya telah melakukan pelecehan terhadap muridnya, berlangsung selama kurang lebih 5 tahun. 

Pelaku yang berinisial (S) tersebut merupakan warga asli dari kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang telah menikah dengan warga asli Pekalongan. Dan saat ini juga pelaku tengah diserahkan ke Polres Pekalongan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: Lilik Yuliantoro

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *