Mudik Diizinkan, KAI Siapkan Sarana dan Prasarana

DISIAPKAN: Kereta Api Indonesia siapkan sarana dan prasarana jelang mudik lebaran tahun ini. (TITO ISNA UTAMA/LINGKAR.CO)
DISIAPKAN: Kereta Api Indonesia siapkan sarana dan prasarana jelang mudik lebaran tahun ini. (TITO ISNA UTAMA/LINGKAR.CO)

SEMARANG, Lingkar.coPT Kereta Api Indonesia (KAI) siapkan sarana dan prasarana untuk tunjang persiapan mudik tahun ini.

Hal ini diungkapkan Budi Karya Sumadi pada kesempatan rapat kerja yang dilaksanakannya dengan Dewan Perwakilan Rakyat RI Komisi IV, Selasa (16/3) lalu.

Merujuk pada himbauan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi soal diperbolehkannya mudik tahun ini meskipun di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Kepala Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro merespon mengenai kebijakan di perbolehkannya mudik dari Menteri Perhubungan tersebut.

Rencananya pihaknya akan mulai mempersiapan angkutan mudik yang sudah menjadi agenda PT KAI setiap tahunnya tersebut sebaik-baiknya.

Baca juga: KAI Daop Semarang masih Menunggu Regulasi Kewajiban Tes Antigen bagi Penumpang Luar Jateng

Png-20230831-120408-0000

“Memang dari Menteri  Perhubungan secara global tidak melarang mudik. Tentu dari kami pihak kereta api akan mempersiapkan angkutan mudik, baik angkutan mudik lebaran maupun Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Seperti di tahun-tahun sebelumnya, yang tidak pernah sepi dari animo mudik yang terjadi diberbagai stasiun di Indonesia.

“Kehadiran KAI tidak pernah lepas dari kata mudik, sebelum pandemi kita selalu mengalami kelonjakan penumpang utamanya saat mudik lebaran,” ungkapnya.

Menurutnya, biarpun sudah ada perawatan secara berskala. Angkutan mudik maupun hari biasa itu tidak menjadi kendala, karena perawatan kami sudah terjadwal.

Baca juga: Diberi Waktu Lima Hari Kosongkan Rumah, Warga ke PT KAI: Kalau Ada Ganti Rugi Ya Manusiakan Kami

“Rencana akan ada tambahan perjalanan kereta api untuk dijalankan mengantisipasi penumpang yang akan mudik, ” imbuh Kris.

Terkait penambahan perjalanan kereta api itu sendiri Kris menyatakan bahwa pihaknya juga harus mendapatkan izin dari jajaran Kementerian Perhubungan pusat nantinya. (ito/luh)

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *