MUI Jawa Tengah Perbolehkan Sholat Tarawih Di Masjid

ILUSTRASI: Sholat tarawih boleh dilaksanakan di masjid. (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)
ILUSTRASI: Sholat tarawih boleh dilaksanakan di masjid. (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)

SEMARANG, Lingkar.co – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah merespons positif keputusan pemerintah yang memperbolehkan warga melaksanakan sholat tarawih di masjid saat Ramadan 1442H/2021.

Namun demikian, Ketua MUI Jateng KH Ahmad Darodji meminta jemaah tetap mengikuti prosedur protokol kesehatan agar terhindar dari ancaman Covid-19.

“Kita umat islam sebaiknya bersyukur, bahwa kondisi pandemi saat ini sudah lebih menurun meskipun belum hijau sama sekali, tapi sudah tidak zona merah” ujarnya.

Baca juga:
Sepasang Kekasih Berbuat Mesum Diringkus Satpol PP Karanganyar

KH Ahmad Darodji mengatakan pelaksanaan sholat terawih di masjid seperti kebiasan yang dulu nantinya bisa terealisasikan.

“Hanya saja tetap harus mengikuti protokol kesehatan dengan tepat. Jadi para jamaah yang datang juga harus memakai masker,cuci tangan pakai sabun kemudian jaga jarak dan di masjid tidak ada karpet, tapi membawa sajadah masing masing,” terangnya.

Selain itu, pihaknya menyampaikan jika penerapan protokol kesehatan harus dengan baik, agar bisa meminimalisir potensi penyebaran Covid- 19.

Png-20230831-120408-0000

Baca juga:
Korban Kecelakaan Hanya Dihargai Rp 10 Juta

“Bisa jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, harus ada handsenitizer kemudian jangan menggunakan sajadah untuk umum,” imbuhnya.

KH Ahmad Darodji menyampaikan  bahwa untuk masjid yang terbuka seperti yang hadir bukan hanya masyarakat sekitar, harus mampu menerapkan potokol kesehatan dengan lebih ketat.

“Kita mohon dengan pihak keamanan kalau bisa mereka ikut menjaga untuk pengamanan. Juga berkaitan dengan hal-hal yang tidak dikehendaki biar tidak terjadi,” ungkapnya.

KH Ahmad Darodji menambahkan kalau untuk mushola kecil cukup warga setempat tapi untuk masjid besar harus meningkatkan keamanannya.

Baca juga:
Komunitas Kresek Bagikan Beasiswa Peduli Lingkungan

“Kita sudah mengajukan permohonan kepada pihak keamanan untuk membantu pelaksaan masjid tertentu dan terbuka itu “, tuturnya

“Semoga ibadah puasa dan amalan kita nantinya bisa kita jaga dengan sebaik-baiknya, kita berdo’a agar segera lekas terbebas dari Covid-19,” pungkasnya. (ito/luh)

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *