Pasutri Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Diduga Gantung Diri Setelah Bunuh Istri

Proses evakuasi jenazah/Foto: Wahyudi
Proses evakuasi jenazah/Foto: Wahyudi

Lingkar.co – Pasangan suami istri (Pasutri) ditemukan tewas di dalam rumahnya. Diduga, sang suami gantung diri setelah bunuh sang istri, Jum’at (7/4/2023).

Muhammad Suwandi (51) dan Indah Surowati (48) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada Jum’at 7 April 2023, sekitar pukul 17.00 WIB di rumahnya, Dusun Traju, RT 3, RW 1, Desa Manggungsari, Kecamatan Weleri, Kendal, Jawa Tengah.

Kapolres Kendal, AKBP Jamal Alam saat di tempat kejadian perkara (TKP) membenarkan kejadian tersebut.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

“Kejadian hari ini, Jumat 7 April 2022, sekitar pukul 17.00 WIB,” kata Kapolres.

Menurut Jamal Alam, dugaan sementara pembunuhan terhadap sang istri diduga dilakukan oleh suaminya. Kemudian suami bunuh diri dengan cara gantung diri di ruang belakang bagian dapur.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

“Ditemukan mayat istrinya Indah Surowati di dalam kamar. Dan suaminya Muhammad Suwandi yang gantung diri di bagian dapur belakang,” terang AKBP Jamal Alam.

Png-20230831-120408-0000

Lebih lanjut, Jamal Alam mengungkapkan, dugaan sementara, motif kejadian diduga karena terlilit masalah ekonomi, yakni persoalan piutang.

Kendati demikian, ia menegaskan, untuk memastikan motif utama, pihaknya masih akan melakukan pendalaman lebih lanjut.

“Untuk motif masih dalam penyelidikan. Namun dari informasi dari saudara dan kedua orang tuanya ada motif ekonomi yaitu hutang piutang. Nanti kita akan kembangkan lagi dengan pemeriksaan saksi-saksi untuk menentukan motif utama,” jelasnya.

Kapolres melanjutkan, terdapat bekas luka di dagu pada tubuh korban istri. Polisi juga menemukan linggis berukuran kurang lebih 1 meter di tempat kejadian.

“Itu untuk kotban yang istrinya yaitu Indah. Kalau suaminya ditemukan masih dalam keadaan tergantung oleh tali. Kemungkinan diduga gantung diri,” terangnya.

Saat ini, keduanya sudah dibawa ke RSI Weleri untuk menjalani otopsi.

Keluarga Rukun

Sementara, salah seorang perangkat desa yang kebetulan masih keluarga korban, Suwanto mengaku baru mengetahui kabar tersebut dari adiknya.

“Saya tahu itu ditelpon adik saya. Kok ada rame-rame. Terus saya langsung ke sini (lokasi) sudah banyak orang,” akunya.

Ia mengaku terkejut karena tidak pernah mendengar pasangan suami istri tersebut cek-cok atau bertengkar. Keduanya nampak hidup rukun sebagai suami istri.

“Selama ini saya gak pernah dengar mereka cekcok. Ya sepertinya rukun-rukun saja,” pungkasnya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *