Pemkot Bantah Isu Harimau Benggala Semarang Zoo Dijual

Seekor anak harimau benggala di Semarang Zoo saat memakan daging. Foto: dokumentasi
Seekor anak harimau benggala di Semarang Zoo saat memakan daging. Foto: dokumentasi

Lingkar.co – Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten Ekbang Kesra), Hernowo Budi Luhur membantah isu terkait hilangnya Harimau Benggala (Panthera Tigris Tigris) di Semarang Zoo.

Hernowo mengatakan, telah terjadi pertukaran koleksi satwa dengan sesama kebun binatang sebagaimana dokumen dari Semarang Zoo atau Taman Sarwa Semarang.

“Dari dokumen yang saya baca itu memang ada pertukaran satwa yang kita miliki dengan kebun binatang yang lain. Dan itu sudah ada izinnya juga dari balai konservasi yang ada,” kata Hernowo saat ditemui sejumlah wartawan di Balaikota Semarang, Rabu (17/12/2025)

Hernowo membantah adanya jual beli satwa, yakni Harimau Benggala tersebut, seraya menegaskan bahwa berkurangnya satwa tersebut karena program tukar menukar satwa sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kalau sepemahaman saya sampai dengan saat ini tidak ada (jual beli satwa), dari laporan yang disampaikan oleh teman-teman pihak sana (pengelola),” katanya.

Namun, ia tidak hafal persis pertukaran satwa apa saja yang dilakukan oleh Semarang Zoo dengan sesama lembaga konservasi. Tetapi ia pastikan dalam pertukaran satwa tetap memiliki nilai yang sama.

“Kalau enggak salah dengan Ragunan juga ada, kemudian yang dua lagi mana ya, saya enggak (tidak tahu) pasti,” ujarnya.

Ia menegaskan, kabar hilangnya harimau koleksi Semarang Zoo tidak benar. Melainkan sengaja ditukar untuk menambah koleksi satw. “Artinya bahwa kita punya beberapa harimau yang ada ditukar dengan binatang-binatang yang memang kita juga belum punya koleksi,” katanya.

Saat ini, Pemkot Semarang masih dalam proses mendalami langkah pertukaran satwa semasa Direktur Semarang Zoo masih dijabat oleh Bimo Wahyu Widodo.

“Ini sedang proses ya, kami akan lihat. Jadi, itu (pertukaran satwa) dengan kebun binatang lain, dan itu juga sepengetahuan Balai Konservasi Sumber Daya Alam,” katanya.

Sebelumnya, viral akun Instagram @dinaskegelapan_kotasemarang mengunggah gambar ilustrasi, disertai tulisan yang berjudul “Semarang Zoo bukan hewannya saja yang buas, tetapi …”.

Dalam narasinya, secara garis besar mempertanyakan berkurangnya jumlah koleksi harimau Benggala di Semarang Zoo saat ini hanya ada 4 ekor dari sebelumnya berjumlah 10 ekor.

“Kalau memang dijual, uangnya ke mana? Pertanyaan ini bukan gosip – Ini kegelisahan publik yang layak dijawab dengan transparansi total,” demikian penggalan tulisan unggahan tersebut. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat