Lingkar.co – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Temanggung sukses menggelar Kejuaraan Pencak Silat Temanggung Open Championship 2025, ajang perdana tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah, Minggu (21/12/2025).
Ketua IPSI Kabupaten Temanggung, Arief Mujiono, menyampaikan kejuaraan ini diikuti 480 atlet dari 43 kontingen se-Jawa Tengah, sekaligus menjadi momentum penting bagi pengembangan pencak silat di daerah.
“Ini merupakan kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Tengah pertama yang digelar IPSI Kabupaten Temanggung. Antusiasmenya sangat tinggi, terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 480 atlet,” ujar Arief.
Ia menjelaskan, kejuaraan terbagi dalam beberapa kelompok usia, mulai dari usia dini, pra-remaja, remaja, hingga dewasa. Sementara kategori pertandingan meliputi kelas tanding (laga) serta kategori seni, seperti tunggal, ganda, regu, dan solo kreatif.
Menurut Arief, pencak silat tidak hanya dipandang sebagai cabang olahraga prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari pelestarian warisan budaya bangsa yang menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, dan saling menghormati.
“Potensi pencak silat di Temanggung sangat besar. Saat ini terdapat 14 padepokan atau perguruan pencak silat. Dari Temanggung sendiri ada sekitar 151 atlet yang ikut bertanding, ini menunjukkan minat pelajar dan masyarakat sangat tinggi,” jelasnya.
Salah satu atlet yang mencuri perhatian adalah Birlly Radja Alkharim, remaja berusia 14 tahun asal Pondok Pesantren Modern Assalaam. Birlly berhasil meraih medali emas dalam kejuaraan yang berlangsung di GOR Bambu Runcing Temanggung pada 19–21 Desember 2025.
“Saya sangat senang bisa meraih medali emas. Ini memacu saya untuk semakin semangat berlatih agar bisa meraih prestasi lebih baik ke depan,” ujar Birlly.
Remaja kelahiran Temanggung, 7 Februari 2011, tersebut mengaku senang mengikuti kejuaraan ini dan berharap ke depan semakin banyak event pencak silat digelar.
“Semoga saya bisa terus berkembang dan mengikuti kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” harapnya. ***

