Perbolehkan Vaksin Ibu Hamil dan Anak, Bupati Pati Tunggu Pedoman

ILUSTRASI: Pemerintah perbolehkan vaksinasi kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 12 tahun keatas. (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)
ILUSTRASI: Pemerintah perbolehkan vaksinasi kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 12 tahun keatas. (ISTIMEWA/LINGKAR.CO)

PATI, JAWA TENGAH, Lingkar.co – Pemerintah memutuskan untuk memperbolehkan vaksin ibu hamil, ibu menyusui dan anak berumur 12 tahun ke atas di setiap daerah dengan vaksin jenis Sinovac.  

Perihal pelaksanaanya, Bupati Pati, Haryanto masih menunggu pedoman pelaksaan vaksinasi kepada ibu hamil, ibu menyusui dan anak dari Pemerintah Pusat.

Bupati Pati menuturkan, saat ini, fokus vaksinasi di Kabupaten Pati masih kepada orang yang lanjut usia atau lansia.

Baca juga:
Berikut Alasan Covid-19 Varian Delta Tak Butuh Karantina Lama

Selain itu juga focus pada tenaga pendidikan, pelayan masyarakat dan pekerja yang mempunyai resiko tinggi penularan virus Covid-19.

“Kita menunggu pedoman dulu, sasaran utama sekarang lansia, guru, dan pekerja yang rawan terkonfirmasi,” ujarnya.

Sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi tersebut pihaknya telah membagi di seluruh puskemas se-Kabupaten Pati untuk berkontribusi mensukseskan vaksinasi di Kabupaten Pati.

Png-20230831-120408-0000

Baca juga:
Resmi Rilis, Berikut Jadwal Seleksi CPNS & PPPK 2021

Sementara itu untuk golongan vaksin ibu hamil ibu hamil, ibu menyusui dan anak berumur 12 tahun ke atas pihaknya belum menjadwalkan kapan terlaksana.

“Sasaran vaksinasi di Kabupaten Pati masih seperti dulu,” tuturnya.

Pemerintah Indonesia akan mulai melakukan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak. Hal ini menyusul diterbitkannya izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca juga:
Wisata Candi Cetho Di Karanganyar Ini Mirip Di Pulau Bali

Kementerian Kesehatan tengah mempersiapkan teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak. Vaksinasi untuk anak-anak di Indonesia ditargetkan sebanyak 32,6 juta.

Sementara itu, nantinya pendaftaran dapat dilakukan melalui pedulilindungi.id atau secara langsung ke fasilitas kesehatan setempat.

Penulis: Miftahus Salam

Editor: Galuh Sekar Kinanthi

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *