Berita  

Peringati Hari TBC Sedunia SSRMSI Purworejo Gelar Sosialisasi

Peringati Hari TBC Sedunia SSRMSI Purworejo Gelar Sosialisasi /Foto: Achmad Rohadi
Peringati Hari TBC Sedunia SSRMSI Purworejo Gelar Sosialisasi /Foto: Achmad Rohadi

Lingkar.co – Dalam rangka memperingati hari TBC Dunia Sub-Sub Recipient Mentari Sehat Indonesia (SSRMSI) Kabupaten Purworejo melakukan sosialisasi TBC di Car Free Day (CFD) alun-alun Purworejo pada Minggu pagi (19/3/2023).

Ketua panitia Annni Pratiwi, mengatakan, masyarakat Purworejo belum banyak yang mengetahui penyakit tuberkulosis atau TBC sehingga masyarakat masih harus di berikan sosialisasi dan edukasi baik dari pencegahan sampai penanganannya.

Sosialisasi yang dilakukan oleh kader-kader kesehatan yang tergabung dalam SSRMSI, selain penyebaran leaflet, stiker dan cup cake, juga diadakan cek kesehatan gratis oleh UPT puskesmas Purworejo mulai dari cek gula dan tensi darah.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Pada hari sebelumnya, selama bulan Maret SSRMSI juga melakukan sosialisasi ke sejumlah tempat yang menjadi prioritas penanganan, seperti lapas, pondok pesantren dan desa-desa yang terindikasi kasus TBC tinggi.

Kegiatan tersebut biasa disebut dengan gerebek TB atau gerakan berantas tuberkulosis yang diadakan oleh puskesmas dan kader-kader kesehatan.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

“Sosialisasi sudah dilakukan di 27 puskesmas di kabupaten Purworejo selama bulan Maret dan menjadi puncak kegiatan yaitu hari ini Minggu 19 Maret 2023, yang seharusnya tanggal 24 mendatang tapi kita majukan karena sudah masuk bulan Ramadhan.” Ungkap Anni

Png-20230831-120408-0000

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat terkait dengan penyakit TBC supaya sosialisasi lebih merata kesemua masyarakat khususnya yang datang ke CFD dan harapannya kasus TBC bisa eliminasi di tahun 2030.

Selain itu, Anni mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk peran serta dalam menemukan kasus TBC sejak dini serta melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat.

Adapun beberapa hal sebagai upaya pencegahan penularan TBC, diantaranya penggunaan masker, etika batuk, penerapan protokol kesehatan serta segara melakukan test dahak apa bila mengalami batuk.

Rentang waktu pengobatan TB bervariasi mulai dari 9 sampai 20 bulan bergantung pada kondisi pasien dan regimen pengobatannya, untuk jangka pendek (Short Term Regiment) 9-11 bulan dan jangka panjang (Long Term Regiment) 18-20 bulan.

Penulis : Achmad Rohadi

Editor : Kharen Puja Risma

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *