Site icon Lingkar.co

Potensi Kenaikan Bahan Bakar Berdampak Pada Biaya Penerbangan Jemaah Haji

Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat bersama Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak di Madinah. Foto: dokumentasi

Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat bersama Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak di Madinah. Foto: dokumentasi

Lingkar.co – Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, mengatakan menyampaikan bahwa secara umum seluruh persiapan haji oleh pemerintah Arab Saudi telah dilakukan dengan matang.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya antisipasi terhadap dinamika global, khususnya terkait energi.

Oleh karena itu, ia mengingatkan salah satu yang menjadi perhatian bersama adalah potensi kenaikan harga bahan bakar yang dapat berdampak pada biaya penerbangan jemaah haji.

“Kenaikan harga bahan bakar perlu menjadi perhatian bersama, sehingga kedua negara dapat mengantisipasi agar layanan penerbangan tetap optimal,” ujarnya dalam pertemuan bilateral dengan Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak di Madinah.

Menanggapi hal tersebut, Dahnil menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan mengambil langkah mitigasi untuk menjaga kualitas layanan, baik dari sisi transportasi maupun konsumsi jemaah haji selama di Tanah Suci.

“Keselamatan jemaah menjadi prioritas utama, terutama terkait keamanan penerbangan dan ketersediaan logistik pangan,” ujar Dahnil Rabu (1/4/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa perhatian Presiden Prabowo Subianto tetap berfokus pada keselamatan jemaah haji dengan dua aspek utama, yakni keamanan penerbangan dan kesiapan logistik pangan.

Selain itu, berdasarkan hasil peninjauannya ke sejumlah dapur katering di Arab Saudi, Dahnil memastikan pentingnya menjaga ketersediaan bahan pangan.
Untuk itu ia mendorong agar dapur-dapur penyedia makanan memiliki cadangan bahan baku hingga tiga bulan, termasuk makanan siap saji untuk berbagai kondisi darurat.

Langkah ini diharapkan mampu menjamin kenyamanan dan kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. (*)

Exit mobile version