Potensi Longsor Tinggi, Wali Kota Depok Pastikan Turap di 5 Titik Selesai Akhir Tahun 2025

Wali Kota Depok, Supian Suri meninjau pembangunan turap di depan Perumahan Lembah Griya Permai, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Rabu (24/12/25). Foto: dokumentasi Diskominfo
Wali Kota Depok, Supian Suri meninjau pembangunan turap di depan Perumahan Lembah Griya Permai, Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Rabu (24/12/25). Foto: dokumentasi Diskominfo

Lingkar.co – Wali Kota Depok, Supian Suri memastikan pembangunan infrastrukturdi lima titik lokasi, khususnya turap selesai di akhir tahun 2025 ini.

Untuk itu, ia didampingi perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok meninjau langsung sejumlah pembangunan infrastruktur, dimulai dari Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, berlanjut ke Pancoran Mas, hingga berakhir di wilayah Krukut.

“Saya sudah meninjau beberapa titik, khususnya pembangunan turap, untuk memastikan seluruh pekerjaan dapat selesai di akhir tahun ini, sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan,” katanya dalam siaran persnya, Rabu (24/12/2025).

Ia melanjutkan, salah satu hasil evaluasi yang menjadi perhatian ke depan adalah perlunya fokus lebih serius terhadap wilayah yang dilintasi aliran sungai, karena memiliki potensi tinggi mengalami longsor.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian khusus adalah turap di sepanjang Kali Krukut. Panjang aliran yang menjadi perhatian mencapai sekitar tujuh kilometer, mulai dari Jalan Pramuka hingga perbatasan Jakarta Selatan.

“Saya sudah meminta Kepala Bidang Bina Marga untuk menghitung secara detail titik-titik rawan longsor di sepanjang Kali Krukut ini. Saya harap lokasi-lokasi tersebut menjadi prioritas penanganan,” tegasnya.

Dirinya juga berharap ke depan jalur dari Jalan Pramuka hingga perbatasan Jakarta Selatan dapat dipasang turap menggunakan sheet pile atau turap baja.

“Sheet pile ini memiliki kekuatan hingga 20 tahun, dengan kedalaman sekitar 12 meter, sehingga lebih aman dan tahan lama,” jelasnya.

Sebagai informasi, kegiatan monitoring dimulai dengan meninjau pembangunan turap di Kelurahan Cipayung Jaya, dilanjutkan dengan pengecekan kondisi jembatan sementara di Jalan Assalafiah Cipayung Jaya, serta meninjau Kantor Kelurahan Cipayung Jaya yang baru selesai dibangun.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Jalan Pitara Raya, Kecamatan Pancoran Mas, yang terdapat dua titik pembangunan turap. Kegiatan diakhiri dengan peninjauan turap di Jalan Raya Krukut.

“Insya Allah, seluruh pekerjaan yang kita tinjau hari ini dapat diselesaikan sesuai target,” tandasnya. (*)