PPP Yakin Duet KH Miftachul Akhyar – Gus Yahya Mampu Sinergikan Seluruh Potensi Nahdliyin

KH. Miftachul Akhyar dan KH. Yahya Cholil Tsaquf
KH. Miftachul Akhyar dan KH. Yahya Cholil Tsaquf

LAMPUNG, Lingkar.co – Proses pemilihan Rois Aam PBNU dan Ketua Umum PBNU periode 2021-2026 telah berakhir dan berjalan dengan baik. Ragam harapan di tujukan kepada nahkoda baru di ormas keagamaan Islam terbesar di Indonesia ini.

Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi menyambut positif setiap proses dan tahapan dalam Muktamar NU ke 34 yang berjalan dengan baik, demokratis dan sejuk.

“Kami mengapresiasi dan salut atas setiap tahapan dalam Muktamar NU yang berjalan dengan baik, demokratis dan sejuk. Prinsip musyawarah mufakat di junjung tinggi seperti dalam pemilihan Rois Aam PBNU melalui Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA),” sebut Arwani.

Baca Juga :
Kabupaten Temanggung Siapkal 339 Hektare Lahan Food Estate

Arwani menyebutkan, tantangan ke depan bagi ormas NU cukup kompleks.

Perubahan masyarakat yang di picu digitalisasi, pandemi Covid-19 serta tantangan geopolitik dunia, NU harus menjadi garda terdepan dalam membersamai perubahan di tengah masyarakat.

“Kami yakin NU mampu memimpin orkestra kolaborasi seluruh potensi yang di miliki warga NU yang tersebar di berbagai tempat. Perubahan jaman menuntut kolaborasi,” harap Arwani.

Menurut dia, tantangan yang terjadi saat ini dan masa mendatang harus di respons dengan bijak dan di arahkan untuk kemaslahatan masyarakat banyak.

Berbagai pihak seperti partai politik, lembaga formal negara dan masyarakat sipil civil society harus bergandeng tangan dalam menghadapi perubahan yang terjadi.

“PPP yang lahir dari rahim NU dan ormas Islam lainnya berkewajiban untuk berkolaborasi dengan NU dalam mengawal perubahan di tengah masyarakat kita,” tegas Arwani.

Selain itu, Arwani juga menyampaikan selamat atas terpilihnya Rois Aam PBNU KH Miftachul Achyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf untuk masa jabatan lima tahun ke depan.

“PPP menyampaikan selamat atas terpilihnya Kiai Miftachul Achyar dan Gus Yahya untuk duet Rois Aam dan Ketua Umum PBNU,” tutup Arwani.

Penulis : Muhammad Idris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.