Realisasi Anggaran PEN Per 1 Oktober 2021 Capai Rp411,72 Triliun

  • Bagikan

JAKARTA Lingkar.co – Realisasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga 1 Oktober 2021 mencapai Rp411,72 triliun (55,3%) dari pagu Rp744,77 triliun.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers PPKM secara virtual, Senin (4/10/2021).

“Masih seperti yang lalu, capaian perkembangan yang signifikan terjadi pada Klaster Perlinsos dan Kesehatan,” ucapnya, melalui kanal YouYobe Menko Marvest.

Dia mengatakan, realisasi klaster kesehatan sebesar Rp104,1 Triliun, terutama untuk Diagnostik (Testing dan Tracing) sebesar 63,2 persen atau Rp2,85 triliun.

Kemudian Therapeutic, untuk insentif dan santunan nakes sebesar 67,6 persen atau Rp12,8 Triliun dari pagu Rp18,94 Triliun.

Selanjutnya, untuk vaksinasi (pengadaan dan pelaksanaan) realisasi sebesar 38,8 persen atau Rp22,38 Triliun.

Sedangkan, kata Airlangga, realisasi dari klaster perlinsos sebesar Rp117,3 triliun, antara lain untuk PKH sebesar 73,2 persen atau Rp20,72 triliun dari pagu Rp28,31 triliun.

Kartu Sembako sebesar 58,5 persen atau Rp29,21 triliun dari pagu Rp49,89 triliun.

Kemudian, BLT Desa sebesar 51,9 persen atau Rp14,94 Triliun dari pagu Rp28,80 triliun.

“Dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar 57,7 persen atau Rp5,07 triliun dari pagu Rp8,80 triliun,” kata Airlangga.

REALISASI PEN PER 1 OKTOBER 2021

  • Realisasi Klaster Kesehatan: Rp104,1 Triliun (48,4%)
  • Realisasi Klaster Perlinsos: Rp117,3 Triliun (62,9%)
  • Realisasi Klaster Program Prioritas: Rp62,50 Triliun (53,0%)
  • Realisasi Klaster Dukungan UMKM dan Korporasi: Rp68,43 Triliun (42,1%)
  • Realisasi Klaster Insentif Usaha: Rp59,41 Triliun (94,6%).***

Penulis : M. Rain Daling

Editor : M. Rain Daling

  • Bagikan
error: Ijin Dulu baru Copas BOSS !!