Berita  

Selama Arus Mudik, Dishub Minta Perlintasan Kereta Api di Kendal Tak Berpalang Pintu Dijaga

Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Muhammad Eko/Foto: Wahyudi
Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Muhammad Eko/Foto: Wahyudi

Lingkar.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal akan memantau perlintasan sebidang kereta api selama arus mudik dan balik Lebaran.

Di wilayah Kendal, dari 31 perlintasan sebidang yang ada, terdapat 15 perlintasan yang sudah berpalang pintu.

Di perlintasan sebidang kereta api yang berpalang pintu itu sudah ditempatkan petugas pos palang pintu selama 24 jam.

2023-12-tgl-13-larangan-kampanye

Perlintasan yang tidak berpalang pintu merupakan jalan kecil yang berada di wilayah desa.

Selama ini, tidak ada petugas jaga, sehingga pengguna jalan harus lebih berhati-hati ketika hendak melintas.

2023-12-tgl-13-pihak-yang-dilarang-ikut-kampanye

Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Muhammad Eko mengatakan, selama arus mudik dan balik Lebaran, pihaknya akan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat, agar menugaskan Linmas di perlintasan tanpa palang pintu.

Png-20230831-120408-0000

Hal ini sebagai antisipasi terjadinya kecelakaan, mengingat meningkatnya aktivitas warga pada momen Lebaran.

 “Kami akan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat, supaya perlintasan yang tidak berpalang pintu itu dijaga petugas Linmas selama arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya sabtu (15/4/2023).

Dia mengatakan, untuk kenyamanan bagi pengguna jalan, Dishub Kendal juga melakukan pembenahan rambu-rambu jalan. Selain itu, juga perbaikan penerangan jalan umum yang ada di Kabupaten Kendal.

“Tidak ada penambahan rambu-rambu, tapi hanya pengecatan ulang, sekaligus pengecekan lampu penerang jalan,” katanya.

Menurut Nurhana, warga Desa Brangsong, biasanya pada masa Lebaran, ada petugas Linmas yang berjaga.

Namun sudah dua Lebaran ini, tidak lagi ditempatkan petugas Linmas, karena adanya pandemi Covid-19. Saat ini kondisi sudah normal, sehingga perlu ditempatkan lagi petugas Linmas, selama Lebaran ini. Pasalnya lalu lalang warga pada masa Lebaran akan meningkat.

“ Kalau Lebaran kan ramai, jadi kalau bisa ada penjaga supaya aman, soalnya kadang orang yang mau lewat tidak tengok kanan kiri dulu,” katanya.

Dishub Kabupaten Kendal berupaya menyiagakan Linmas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Langkah ini sebagai antisipasi potensi kecelakaan dari meningkatnya volume kendaraan selama arus mudik dan arus balik lebaran.

Terpisah  kepala badan kesatuan bangsa dan politik Kabupaten Kendal, Suharjo mengatakan,  dalam pengamanan  mudik lebaran pihaknya  juga menggandeng dari dinas instansi terkait maupun  ormas, demi  ketentraman dan kelancaran  mudik lebaran tahun ini.

“Kami bekerjasama dengan   seluruh  dinas terkait termasuk tni polri dalam pengamanan mudik lebaran, selain itu   dari masing masing  dinas juga melakukan fungsinya  seperti dishub juga melakukan pengecekan jalan  baik darat   laut   maupun kereta  api,” katanya.

Selain itu  jelang lebaran juga   mengajak  bupati  dan organisasi perangkat daerah  untuk melakukan  pengecekan  di  pos  mudik lebaran, hal ini untuk memastikan sekaligus memberikan rasa  aman pada  masyarakat yang  akan merayakan   hari raya idul fitri 1444 H.

Penulis : Wahyudi

Editor : Kharen Puja Risma

Dapatkan update berita pilihan dan terkini setiap hari dari lingkar.co dengan mengaktifkan Notifikasi. Lingkar.co tersedia di Google News, s.id/googlenewslingkar , Kanal Telegram t.me/lingkardotco , dan Play Store https://s.id/lingkarapps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *