Lingkar.co – Ketua terpilih Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang, Arif Rahman menyatakan dirinya siap menerima amanah untuk kemajuan kota Semarang,
“Saya terima amanah ini untuk kemajuan kota Semarang,” kata Arif seusai dinyatakan sebagai ketua terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) X GP Ansor Kota Semarang di GOR Ponpes Al Itqoon Bugen, Tlogosari Wetan, Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Ahad )4/1/2026).
Mantan Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Semarang dua periode ini mengajak para kader untuk bersama-sama mengawal berjalannya organisasi agar lebih baik.
“Ansor ini kita kawal bareng supaya lebih baik, lebih bagus, lebih bermanfaat untuk kota Semarang,” ajaknya.
Dirinya lantas menyampaikan filosofi padi, yakni dari sebuah bibit yang tumbuh, menghasilkan buah dan menunduk. Semakin tinggi derajat, semakin menunduk hormat.
“Kita berawal dari bibit, tumbuh besar, berbuah dan semakin tunduk ke bawah,” tuturnya.
Sebelumnya, Arif Rohman bersaing ketat dengan Abdul Aziz dalam mendapatkan rekomendasi dari 11 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 47 Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Kota Semarang. Keduanya bahkan mendapat suara yang sama pada putaran pertama.
Sementara Masyhudi secara mengejutkan gugur dalam seleksi daftar calon lantaran tidak mendapatkan rekomendasi dukungan sama sekali. Padahal, ia berhasil membawa sejumlah rekomendasi pada tahap seleksi daftar calon yang diterima oleh panitia.
Seleksi kali ini dilakukan oleh Ahmad Afendi dan Taufik Hidayat sebagai pimpinan sidang yang diutus oleh Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor.
Sebelumnya, Arif Rohman dalam paparan visi dan misinya menyatakan pentingnya digitalisasi database. Ia berjanji salah satunya tentang kegiatan administrasi akan lebih mudah dengan pendataan berbasis aplikasi.
“Nantinya saat akreditasi, tinggal dilihat, wawancara dan dinilai,” ujarnya.
Sementara, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Gunungpati, Galih Budiono mengaku senang karena calon yang ia dukung berhasil memenangi gelaran politik Ansor Kota Semarang. Ia menilai Arif memiliki pengalaman yang cukup untuk memimpin GP Ansor Kota Semarang.
“Ada banyak persoalan sosial yang terjadi di Semarang yang butuh keterlibatan Ansor. Saalah satunya seperti pendampingan kasus hukum yang ditangani Arif Rohman saat menjadi ketua LBH Ansor Kota Semarang,” katanya.
Galih berharap, Arif Rahman mampu membawa Ansor Kota Semarang menjawab tantangan perkembangan teknologi.
“Harapannya ya semoga bisa menjadi pemimpin yang baik menjaga amanah yang diberikan oleh sahabat-sahabat dengan tren positif dan lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya. (*)








