Lingkar.co – Sebanyak 624 guru madrasah di Kabupaten Pati yang telah dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 belum dapat menikmati Tunjangan Profesi Guru (TPG). Pembayaran tunjangan tersebut untuk sementara waktu ditunda lantaran alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat belum tersedia.
Penundaan ini merujuk pada surat Direktorat Jenderal Kementerian Agama tertanggal 25 Februari 2026. Dalam surat yang ditandatangani secara elektronik oleh Direktur Jenderal melalui Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Fesal Mussad, disebutkan bahwa TPG bagi guru yang lulus PPG 2025 belum dapat dibayarkan hingga adanya kepastian alokasi anggaran.
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Pati, Subhan, membenarkan adanya surat tersebut. Ia menjelaskan, seluruh guru madrasah yang lulus PPG pada 2025 memang harus menunggu pencairan tunjangan profesi sampai anggaran tersedia.
“Untuk sementara, guru-guru yang lulus PPG tahun 2025 belum bisa menerima TPG. Kami masih menunggu alokasi anggaran dari pusat,” ujarnya, kemarin.
Di Kabupaten Pati, katanya, jumlah guru yang terdampak mencapai 624 orang. Mereka berasal dari berbagai jenjang madrasah, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Seharusnya, para guru tersebut berhak menerima TPG sebesar Rp2 juta per bulan setelah dinyatakan lulus PPG.
Namun hingga kini, belum ada kepastian kapan tunjangan itu dapat dicairkan. Subhan menegaskan pihaknya masih menunggu arahan lanjutan dari Direktorat Jenderal Kementerian Agama terkait jadwal pembayaran.
“Karena anggarannya belum tersedia, kami belum bisa memastikan apakah nantinya dibayarkan per bulan atau dirapel beberapa bulan. Berbeda dengan penerima TPG sebelum 2025 yang selama ini dibayarkan rutin setiap bulan,” jelasnya.
Sementara itu, lanjutnya, untuk guru penerima TPG yang telah lulus PPG sebelum tahun 2025, pembayaran tetap berjalan. TPG untuk periode Januari dan Februari dijadwalkan cair pada Maret ini, dengan batas waktu paling lambat 16 Maret 2026.
Kemenag Kabupaten Pati pun mengimbau para guru lulusan PPG 2025 untuk bersabar sembari menunggu kebijakan dan ketersediaan anggaran dari Pemerintah Pusat. (*)








